Terima Kasih & Hormat Saddil Ramdani Pada Greysia Polii & Apriyani Rahayu

Getty Images

Keberhasilan pasangan ganda putri bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, dalam meraih medali emas Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, turut membawa suka cita untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Emas tersebut dipastikan selepas Gresyia dan Apriyani mengandaskan pasangan Tiongkok, Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan, pada laga final yang digelar di Lapangan 1 Musashino Forest Sport Plaza.

Di tengah kondisi negeri yang bersedih dan susah karena pandemi virus corona, Greysia dan Apriyani telah memberikan sedikit angin sejuk dengan membuat Indonesia bangga di ajang pesta olahraga seluruh dunia itu.

Pencapaian tersebut turut membuat bangga pesepakbola Indonesia, Saddil Ramdani. Pemain yang berkarier di Malaysia itu sangat berterima kasih pada apa yang dilakukan oleh Greysia dan Apriani. Ada kebanggaan lebih, karena Saddil juga satu daerah dengan Apriyani.

"Pasti saya bangga sebagai warga negara Indonesia juga sesama atlet Indonesia. Mereka pahlawan, Greysia Polii dan Apriyani," buka pemain yang membela Sabah FC tersebut, kepada Goal Indonesia.

"Khususnya Apriyani, saya bangga karena satu daerah juga dari Sulawesi Tenggara. Hormat saya berikan tentunya. Selamat dan terima kasih sudah memberi emas,” sambung mantan pilar timnas Indonesia di Asian Games 2018 itu.

Berbeda dengan sepakbola, bulu tangkis memang menjadi olahraga yang patut dibanggakan dari Indonesia. Dalam sejarah pun tercatat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang disegani dalam urusan bulu tangkis.

Khusus untuk kejuaraan Olimpiade, total sudah tujuh emas yang pernah direngkuh wakil Indonesia dari berbagai kategori. Tapi Greysia dan Apriyani adalah sejarah baru, karena mereka ganda putri pertama yang mempersembahkan emas bulu tangkis pada event sekelas Olimipiade.

Saddil sendiri saat ini cukup beruntung karena masih bisa bermain sepakbola, karena kompetisi Malaysia masih dijalankan di tengah wabah Covid-19. Sementara di Indonesia, kondisi Liga 1 dan Liga 2 masih luntang-lantung penuh tanda tanya.

Saddil Ramdani Timnas Indonesia