Telat Gabung Tak Buat Fajar Fathurrahman Kesulitan Adaptasi Di Garuda Select II

Fajar Fathurrahman - Garuda Select
Dokumentasi Garuda Select
Fajar mengaku kaget dengan udara di Inggris yang lebih dingin dibanding saat datang beberapa waktu lalu.

Fajar Fathurrahman mengaku kaget dengan cuaca di Inggris. Akan tetapi, ia mengatakan tidak kesulitan melakukan adaptasi dengan pola latihan yang diberikan pada Garuda Select angkatan kedua.

Bersama empat rekannya yang berasal dari timnas Indonesia U-19, yakni Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, Brylian Aldama, dan David Maulana, Fajar tiba di Inggris pada Sabtu (7/12). Mereka telat gabung karena lebih memperkuat pasukan Fakhri Husaini pada kualifikasi Piala Asia U-20 2020. 

Meski telat gabung, Fajar, dan tiga pemain lainnya diajak ambil bagian ketika Garuda Select II menjajal Cheltenham U-18, Rabu (11/12). Hanya Andre yang tak bermain karena belum pulih 100 persen dari cederanya.

Pada Garuda Select edisi pertama Fajar dan empat pemain yang telat gabung tersebut juga masuk dalam rombongan. Mereka berlatih dan menghadapi sejumlah laga uji coba dengan klub asal Inggris.

"Alhamdulilah bisa kembali lagi bersama tim Garuda Select. Memang agak sedikit berbeda dari segi usia di mana kami berselisih satu tahun," kata Fajar.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Saya cukup kaget karena udara. Sebelumnya dingin tetapi sekarang sangat dingin karena sudah bulan Desember," Fajar menambahkan.

Cuaca di Eropa saat ini memang sedang dingin sekali, bahkan hingga turun salju. Kondisi tersebut berbeda dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang lebih hangat.

"Kalau soal adaptasi, tidak ada masalah dan berjalan dengan cepat. Alhamdulilah secara tim kami tampil bagus dan Garuda Select meraih kemenangan," ujarnya.

Tutup