Teka-Teki Transfer Arsenal - Hector Bellerin Pergi, Thomas Partey Masuk?

Hector Bellerin Thomas Partey
Hector Bellerin diincar PSG dan penjualannya bisa menambah modal Arsenal untuk mendatangkan Thomas Partey.

Kekacauan di bursa transfer musim panas adalah pemandangan 'normal' di Arsenal.

Dalam beberapa tahun ke belakang, fans the Gunners terbiasa melihat pemain favorit mereka pergi mencoba peruntungan di tempat lain, sementara bintang incaran klub lepas dari bidikan karena kalah bersaing secara finansial. 

Tetapi sekarang berbeda. Arsenal berlayar dengan tenang di musim panas 2020. Mereka mengincar William dari Chelsea dan keinginan itu terlaksana secara gratis.

Mereka juga berharap mendapatkan jasa Gabriel Magalhaes dari Lille, dan lagi, kepindahan pemain yang direkomentasikan oleh tim pemandu bakat klub tersebut berjalan dengan mulus meskipun harus bersaing dengan Napoli dan Everton yang juga meminati sang bek tengah. 

Kehadiran duo Brasil tersebut telah memperkuat tim di dua sektor penting sekaligus menambah kepercayaan para loyalis jika tim kesayangan mereka berada di trek yang benar di bawah komando Mikel Arteta. 

Keyakinan itu hanya semakin bertambah ketika Dani Ceballos dalam dua musim beruntun dipinjamkan Real Madrid. Lagi, ada sejumlah klub yang tertarik pada pemain timnas Spanyol itu tetapi dia hanya punya satu tujuan. 

Arsenal tersenyum lebar, mereka melangkah mulus di bursa transfer namun seiring dengan semakin dekatnya penutupan bursa pada 6 Oktober nanti, situasinya tidak akan semakin mudah. 

Arteta sudah lama mendapat peringatan bakal menghadapi sejumlah keputusan berat demi menipiskan jarak Arsenal dengan tim-tim papan atas Liga Primer Inggris lainnya. 

Setelah menghabiskan sebagian besar dana yang tersedia untuk mendapatkan Gabriel, uang yang tersisa di tangan Arteta sekarang terbatas, mereka butuh sumber lain untuk merampungkan transfer pemain sekaliber Thomas Partey dan Houssem Aouar. 

Arteta masih berharap setidaknya bisa menambah satu gelandang untuk menyempurnakan rencana. Partey adalah target prioritas namun Atletico selalu menolak duduk satu meja. Satu-satunya jalan untuk mendapatkan jasa pemain timnas Ghana itu adalah menebus klausul bebas kontrak seharga £44,5 juta.

Thomas Partey

Sayang, Arsenal tidak punya uang dingin sebesar itu. 

Bahkan sebelum pandemi Covid-19 mengguncang finansial tim-tim sepakbola di seluruh dunia, kas Arsenal kering sebagai dampak absennya di Liga Champions selama tiga musim. Pandemi hanya membuat klub London Utara itu semakin terpojok. 

"Tugas saya adalah menjajaki dan memahami bagaimana cara mengakali itu," kata Arteta soal terbatasnya modal tim untuk bergerak di bursa. "Saya harus mengambil keputusan tepat bersama semua petinggi klub."

"Kami semua tahu target yang sedang dicapai. Semoga saja itu terwujud."

Bagi Arsenal, satu-satunya cara untuk mendapatkan buruan transfer lainnya adalah melakukan penjualan terlebih dahulu. Dari sini situasi mulai terasa sulit, klub harus mengambil keputusan berat.

Arsenal membeli pemain pada musim panas ini sekaligus berusaha menjual sejumlah bintang yang dianggap tak lagi penting dalam rencana Arteta. 

Matteo Guendouzi telah dijajakan ke segala penjuru Eropa namun sejauh ini belum ada hasil. Shkodran Mustafi, Sokratis, Sead Kolasinac, Rob Holding, Mesut Ozil dan Lucas Torreira masih beredar di London utara meski nama mereka disodorkan ke bursa. Kabar terkini, Sokratis dan Torreira sedang dilirik Napoli dan Fiorentina. 

"Market berjalan lambat," kata Arteta yang membicarakan pemain yang bakal dilepas tim. "Masih di tahap awal, kami masih harus menunggu."

Apa yang diutarakan Arteta memang benar, masih ada waktu bagi Arsenal untuk melihat para pemain itu meninggalkan Emirates, meski demikian jumlah dana yang akan mereka terima masih belum cukup bagi klub untuk mendapatkan pemain yang diinginkan. 

Mikel Arteta Arsenal

The Gunners setidaknya harus melakukan satu penjualan besar dalam beberapa pekan ke depan, tetapi siapa yang harus dijual tanpa membuat Arteta merasa kehilangan?

Ainsley Maitland-Niles sebagai contoh, dia dikejar Wolves, tetapi Arsenal menolak tawaran pertama untuk melepas pemain yang menyambar predikat terbaik di duel lawan Liverpool awal bulan ini. 

Perkara apakah Wolves akan datang lagi ke London membawa proposal yang lebih baik masih harus kita nantikan, namun Arteta telah menegaskan kepada publik tidak mau kehilangan pemain berusia 23 tersebut. 

Situasi serupa menghampiri Emiliano Martinez. Pemain Argentina itu tampil luar biasa menggantikan Bernd Leno yang cedera pada Juni sehingga menggoda sejumlah klub Eropa. 

Martinez punya ambisi menjadi kiper nomor 1 dan dia ingin melakukannya di Arsenal Tetapi jika Leno yang akhirnya terpilih mendapat tugas sebagai kiper utama dari Arteta, maka bintang berusia 27 itu harus pergi dan tawaran apapun bagi sang kiper akan menguji ketahanan Arsenal. 

Selain itu, keputusan besar yang harus dihadapi Arsenal dan Arteta adalah soal masa depan Hector Bellerin dan Alexandre Lacazette. 

Idealnya -ketika sepenuhnya bugar- Arsenal harus membentengi kedua pemain tersebut. Nama mereka layak masuk starting line-up. 

Hector Bellerin

Bellerin telah menarik perhatian sejumlah klub termasuk Paris Saint-Germain. 

Pemain Spanyol tersebut sekarang berusia 25 dan masih menyisakan tiga tahun kontrak di Emirates. Arteta tidak mau melihat bek kanannya itu pergi tetapi klub juga punya pelapis jempolan pada diri Maitland-Niles dan Cedric Soares. Arsenal tahu betul, memberi lampu hijau pada penjualan Bellerin maka mereka akan diguyur dana segar. 

Arsenal memasang banderol £35 juta pada Bellerin dan andai PSG datang dengan tawaran yang mendekati angka tersebut sehingga transfer terwujud, maka the Gunners akan memiliki dana yang cukup untuk mendatangkan Partey, Aouar atau bahkan keduanya. 

Inilah keputusan-keputusan yang sedang dihadapi Arsenal. 

Pemain seperti Bellerin dan Lacazette yang menyisakan durasi kontrak kurang dari dua tahun adalah figur penting di mata Arteta. Akan tetapi, pemain-pemain seperti ini juga yang bisa mendatangkan uang besar secara instan untuk membantu Arsenal menggapai target transfer.

"Bursa transfer yang menantang," ujar direktur Vinai Venkatesham pada bulan lalu. "Kami akan terus bekerja keras untuk mewujudkan target yaitu memperkuat skuad. Edu dan Mikel punya rencana yang jelas tentang apa yang ingin mereka lakukan."

Di satu titik, sebuah rencana selalu menghadapkan kita pada sejumlah keputusan sulit. Sejauh ini Arsenal memang mulus bergerak di bursa namun dalam beberapa pekan ke depan, mereka akan dihadapkan pada jalan yang cukup berliku.

Tutup