Tak Dapat Izin Kepolisian, Laga PSMS Medan Versus PS TIRA Ditunda

Komentar()
PT LIB
Namun pihak PS TIRA tak mau laga ini dijadwal ulang menjadi, Sabtu (13/10).


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN    

Laga PSMS Medan kontra PS TIRA yang rencananya digelar di Stadion Teladan, Medan, Jumat (12/10), dipastikan diundur. Pasalnya izin dari kepolisian tidak turun untuk laga ini. 

Hal itu dikarenakan jadwal bentrok dengan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) 2018 di Medan. Kepolisian enggan mengeluarkan izin karena beralasan ingin melakukan pengamanan ekstra untuk kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.

Sekretaris PSMS, Julius Raja, mengatakan pihaknya terus berupaya membujuk Polrestabes Medan untuk mengeluarkan izin. Karena lokasi MTQN letaknya tak berdekatan dengan Stadion Teladan sebagai venue pertandingan. Namun izin tetap tidak keluar sampai, Kamis (11/10).

"Sesuai regulasi kami terima jadwal, kami lawan PS TIRA pukul 15.30 WIB lalu diubah pukul 19.00 WIB, Jumat (12/10). Sebenarnya persiapan perizinan tidak ada masalah. Tapi kami baru diberitahu penutupan MTQ dipercepat sehari. Jadi laga harus ditunda atau dijadwal ulang karena izin tidak keluar karena mereka mau fokus pengawalan Wapres," jelas Raja, Kamis (11/10).

Padahal segala persiapan jelang pertandingan telah digelar Kamis (11/10). Seperti temu pers jelang laga, tiket sudah dicetak, dan persiapan lainnya. 

PSMS berharap bisa menjadwalnya ulang, Sabtu (13/10), atau mundur sehari. Namun keputusan tidak bisa mendadak karena harus mendapat persetujuan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Apalagi dalam regulasi pasal 7 dan 8 kompetisi Liga 1 disebutkan, jika penundaan pertandingan harus diajukan tujuh hari sebelum laga. 

Raja menyadari jika lawan akan keberatan dengan hal ini. Apalagi sudah memesan akomodasi tiket dan hotel. "Intinya sudah disurati PT LIB. Infonya dijadwal ulang kembali, waktunya belum tahu karena PS TIRA keberatan main Sabtu. Tidak cukup waktu recovery ke laga berikutnya," tambahnya.

Sementara itu, pelatih PS TIRA, Nilmaizar, mengaku kecewa dengan pengunduran laga ini. Dia juga tak mau sembarangan dijadwal ulang.

"Itu kalau ditunda bagaimana regulasinya. Karena kalau jadwal mundur itu harus seminggu sebelum pertandingan. Kan ada aturannya, bukan aturan saya. Kalau dulu di ISC A satu pihak dianggap menang karena penundaan gak boleh sembarangan," kata Nil, di Kebun Bunga, Kamis (11/10).

Mantan pelatih timnas Indonesia ini juga dengan tegas mengatakan tidak mau bertanding pada Sabtu (13/10). "Kalau itu kami tidak mau (tanding tunda). Masa besok kita main baru sekarang diinfokan ditunda," bebernya.  

PS TIRA sudah ditunggu jadwal berikutnya kontra PSIS, Rabu (17/10), mendatang. Jika memaksakan main, Sabtu (13/10), recovery pemain menjadi sempit. "Saya secara taktikal juga terganggu," pungkas Nil.(gk-71)

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Paulo Dybala Tertarik Pindah Ke Real Madrid
2. Jurgen Klopp: Nations League Kompetisi Paling Bodoh
3. Manchester United Disarankan Tunjuk Arsene Wenger
4. Mario Gomez Beri Sinyal Hengkang Dari Persib Bandung
5. Liverpool, Man City & Klub Belum Terkalahkan Musim Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup