Berita Live Scores
Super League

Striker 40 Tahun Menggila, Kurniawan Dwi Yulianto & Saddil Ramdani Nikmati Tren Bagus Di Malaysia

17.00 WIB 06/05/21
Kurniawan Dwi Yulianto Sabah FA
Sabah mulai menemukan momentum mereka dengan lima partai tak terkalahkan.

Duo Indonesia makin nyaman di Malaysia. Mereka adalah Kurniawan Dwi Yulianto dan Saddil Ramdani, yang pada musim ini sama-sama bekerja untuk Sabah FC, tentu dengan posisi yang berbeda.

Kurniawan menjadi pelatih kepala dari klub yang pernah dibela Dedi Kusnandar tersebut. Sementara Saddil menjadi salah satu pemain krusial untuk klub asal Kinabalu yang berjuluk Sang Badak itu.

Pada laga lanjutan Liga Super Malaysia pekan ke-12, Rabu (5/5) malam, Sabah yang tampil sebagai tuan rumah di Stadion Likas mampu mengirim pulang lawannya, Melaka United dengan kekalahan 3-1.

Saddil yang diturunkan sejak menit awal mampu tampil brilian sepanjang pertandingan, termasuk memberikan umpan bagi gol pembuka Sabah yang dicatatkan oleh Amri Yahyah, ketika laga baru berjalan enam menit.

Sepak pojok eks pemain Bhayangkara FC ini tidak begitu tinggi atau pun tidak datar, namun dapat diterima dengan baik oleh Amri yang berada beberapa langkah di depan tiang dekat. Amri menyundul bola, kiper Melaka pun terpedaya.

Sabah kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-17 lewat gol Azizan Nordin. Sepakan kaki kanan Azizan dari sisi kiri kotak penalti mengarah deras ke pojok gawang Melaka United. Laga nampak jadi milik pasukan Kurniawan.

Peluang emas beberapa kali didapatkan oleh Saddil, ada yang melenceng, ada juga yang digagalkan oleh kiper lawan. Ketika babak kedua baru dimulai, Sabah kembali menambah gol, yang lagi-lagi dibukukan oleh Amri Yahyah.

Fakhrullah bin Rosli jadi satu-satunya pencetak gol untuk Melaka United pada pertandingan ini, dan golnya dicetak pada menit ke-65. Peluang terbaik Saddil pada laga ini adalah menit ke-23, ketika perekiknya dari sudut sempit mampu menuju gawang, namun ditepis kiper lawan.

Dengan hasil dari laga ini, Sabah memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi lima pertandingan. Sempat terseok-seok di awal kompetisi, Sabah kini mulai bangkit dan menempati posisi ketujuh dengan torehan 16 poin dari 12 laga. Pada lima laga terakhir, Sabar meraih dua imbang, tiga menang.

Dari laga kontra Melaka United, Kurniawan mengapresiasi kinerja Amri yang membukukan brace. Meski sudah berusia 40 tahun, Kurniawan mengaku tak pernah ragu akan kualitas eks bomber timnas Malaysia itu.

“Saya tahu Amri ini pemain yang sangat berpengalaman. Walaupun dia berumur 40 tahun, tapi dia sangat efisien dan efektif dalam menggunakan tenaganya," ucap Kurniawan.

"Sebelum pertandinangan saya selalu berkata kepada Amri, kamu lakukan yang terbaik 100 persen yang kamu bisa walaupun 20 menit atau 30 menit, bagi kami cukup. Bukan kami mau berekspektasi dia bermain 90 menit," jelas Kurniawan.