Sorot Sepekan (10-16 Oktober): Jerman Kian Tertekan

Terakhir diperbarui
Komentar()
Dari tren negatif Jerman sampai persiapan Indonesia jelang Piala Asia U-19, Goal merangkum beragam kabar menarik sepakbola sepekan terakhir.


Jerman Kian Tertekan


Germany Netherlands Nations League

Awan mendung masih menggelayuti skuat Jerman. Setelah kampanye memalukan Piala Dunia 2018, tren buruk pasukan Joachim Low terus berlanjut di UEFA Nations League. Akhir pekan lalu, Jerman kalah telak 3-0 dari Belanda, tim yang bahkan tak berangkat ke Rusia musim panas lalu.

Lini depan tumpul dan pertahanan yang rapuh mengakibatkan mereka babak belur di Amsterdam. Itu adalah kekalahan kelima Jerman di sepanjang tahun ini, rekor yang terakhir kali terjadi pada1985. Selain itu, Jerman juga gagal mencetak gol dalam tiga partai kompetitif terakhir, catatan yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Jerman kini terancam terdegradasi ke Liga B jika gagal menang di laga berikut melawan Prancis. Low kini harus memutar otaknya untuk bisa membangkitkan timnya dari situasi tertekan ini. Jika masih gagal, Jerman sepertinya memang butuh penyegaran setelah 12 tahun dilatih oleh orang yang sama.

Hasil menarik lain di UEFA Nations League adalah kekalahan 3-2 yang diderita Spanyol saat menjamu Inggris. Hasil itu menjadi kekalahan pertama Spanyol di kandang sendiri dalam laga kompetitif sejak 2003.

Simak juga: Prancis vs Jerman: Fakta Menarik Jelang Pertemuan Kedua Kubu

 


Henry Latih Monaco


Thierry Henry Belgium Coach

Menyusul start buruk AS Monaco di musim ini, Leonardo Jardim terpaksa harus kehilangan pekerjaannya pada tengah pekan lalu. Menariknya, beberapa hari kemudian Monaco langsung menemukan penggantinya dalam diri penyerang legendaris Prancis sekaligus eks pemain mereka, Thierry Henry.

Tugas Henry jelas tidak mudah, mengingat ini menjadi pekerjaan pertamanya sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, ia cuma berpengalaman sebagai pelatih tim junior Arsenal dan asisten pelatih Belgia. Kini, Henry harus bisa membangkitkan Monaco, yang sudah sepuluh laga terakhir tanpa kemenangan dan terpuruk di zona degradasi Ligue 1 Prancis.

Simak juga: Tim Idaman Monaco Tanpa Penjualan Di Era Jardim

 


Sidoel Meniti Karier Di Inggris


Darren Sidoel

Goal Indonesia secara eksklusif berhasil menerbitkan salah satu pemain keturunan Indonesia yang tengah meniti karier di Inggris. Ia bernama Darren Sidoel, 20 tahun, yang saat ini berstatus sebagai pemain tim divisi Championship Reading.

Meski berkebangsaaan Belanda, Sidoel mengaku tak menutup pintu untuk berseragam Merah Putih mengingat ia punya punya darah Suriname dan Jawa. "Jika PSSI ingin mengundang saya untuk membela timnas, maka saya akan senang untuk berbicara dengan mereka soal peluang tersebut dan mempertimbangkan bermain untuk timnas Indonesia," katanya.

Selengkapnya: PROFIL: Darren Sidoel, Bek Keturunan Indonesia Yang Merajut Mimpi Di Inggris

 


Giliran Arema Dapat Sanksi


Arema FC

Setelah Persib Bandung mendapat hukuman bermain tanpa penonton, kini giliran Arema FC yang disanksi serupa oleh PSSI menyusul tindakan suporter mereka dalam laga melawan Persebaya Surabaya. Arema dihukum tidak boleh didampingi pendukungnya, baik laga kandang maupun tandang, sampai akhir musim ini.

Meski tidak seberat Persib, Arema mengaku keberatan dengan hukuman tersebut, namun mereka juga tidak akan mengajukan banding. “Bahkan kami ikhlas jika harus dihukum sepuluh tahun, asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia. Kami siap menjadi martir perubahan kebaikan dalam sepakbola Indonesia," kata CEO Arema Iwan Budianto.

Simak kabar terkini Arema di sini!

 


Jelang Piala Asia U-19


Saddil Ramdani - Indonesia U-19

Piala Asia U-19 2018 sudah di depan mata. Sebagai tuan rumah, Indonesia U-19 tentu berharap bisa meraih hasil sebaik mungkin di turnamen ini di mana mereka tergabung di Grup A bersama Cina Taipei, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

Melihat calon lawan di fase grup, menjadi logis apabila persiapan terakhir Indonesia jelang Piala Asia U-19 ditandai dengan menggelar dua partai uji coba melawan tim Timur Tengah. Hasilnya, Egy Maulana Vikri dkk. harus takluk 2-1 dari Arab Saudi, namun sukses memukul Yordania 3-2.

Skuat Garuda Nusantara diharapkan bisa memetik pelajaran penting dari dua pertandingan tersebut sebelum turnamen ini dimulai pada 18 Oktober.

Simak kabar timnas Indonesia U-19 di sini!

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Klasemen Akhir Liga 2 Indonesia
2. Paolo Maldini Ungkap Proses Kembali Ke Milan
3. Kosin Komentari Tragedi Berdarah Di GBLA
4. Romelu Lukaku Isyaratkan Pindah Ke Serie A
5. David De Gea & 50 Bintang Bebas Kontrak 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Banner UEFA Nations League

 

Artikel Selanjutnya:
Pelatih PSMS Medan Percaya Diri Bisa Menang Di Kandang Persipura Jayapura
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga 1 2018: Bhayangkara FC - Persipura Jayapura
Artikel Selanjutnya:
Borja Mayoral: Santiago Solari Sangat Mirip Zinedine Zidane
Artikel Selanjutnya:
Dida: Alisson Becker Bisa Jadi Kiper Terbaik Dunia
Artikel Selanjutnya:
Harry Kane Bertekad Akhiri Puasa Gelar Inggris
Tutup