Dipermalukan Shakhtar Donetsk, Real Madrid Ulangi Rekor Buruk 34 Tahun Lalu

Komentar()
Ferland Mendy Real Madrid 2020-21
Getty Images
Wakil Ukraina ini membuat kejutan dengan sukses menang 3-2 atas sang pemegang rekor juara Liga Champions.

Real Madrid mengukir catatan tak diinginkan saat takluk secara mengejutkan dari Shakhtar Donetsk di laga pembuka fase grup Liga Champions, Kamis (22/10) dini hari WIB.

Kekalahan 3-2 itu menandai pertama kalinya Madrid kalah dalam tiga laga Liga Champions secara beruntun sejak September 1986 atau 34 tahun yang lalu.

Sebelum dibekap Shakhtar, pasukan Zinedine Zidane kalah dalam dua laga terakhir di musim lalu saat melawan Manchester City (1-2, 1-2) di babak 16 besar.

Adapun pada 1986, saat masih kompetisi masih bernama Piala Champions (Piala Eropa), Los Blancos takluk dari Young Boys (0-1) yang menandai tiga kekalahan beruntun di ajang ini.

Menariknya, dua kekalahan sebelumnya terjadi pada 1981 saat Madrid takluk dari Inter Milan (0-1, leg kedua semi-final) dan Liverpool (0-1, final). Mereka memang sempat absen selama bertahun-tahun di Piala Champions sebelum menandai comeback-nya pada 1986 dengan kekalahan kontra Young Boys.

Selain itu, seperti dilansir Opta, Madrid mencatatkan performa babak pertama terburuk di Liga Champions dalam 15 tahun terakhir setelah kebobolan tiga gol oleh Shakhtar.

Terakhir kali Madrid kemasukan tiga gol di babak pertama dalam ajang ini terjadi pada September 2005 saat mereka dibekap Olympique Lyon (0-3).

Courtois Real Madrid Shakhtar 2020

Catatan buruk lainnya, Madrid untuk pertama kalinya kebobolan tiga gol di babak pertama dalam laga kandang mereka sejak melawan Bayern Munich (2-4) pada Februari 2000.

Sepanjang pertandingan kontra Shakhtar, Madrid memang terlihat kelimpungan yang berpuncak pada pertengahan babak pertama ketika gawang Thibaut Courtois bergetar tiga kali dalam tempo 13 menit.

Tete membuka keunggulan di menit ke-29, diikuti gol bunuh diri Raphael Varane empat menit berselang, sebelum Manor Salomon mencetak gol tiga menit jelang turun minum.

Madrid kemudian bangkit di babak kedua melalui gol-gol Luka Modric dan Vinicius Junior. Mereka sempat menyamakan skor di akhir laga lewat Fede Valverde tapi dianulir oleh VAR.

Bagi Shakhtar, kemenangan ini menjadikan mereka sebagai tim Ukraina pertama yang mengalahkan Madrid di Liga Champions sejak Dynamo Kiev (2-0) melakukannya pada Maret 1999.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Madrid pun melanjutkan catatan buruk mereka selepas jeda internasional. Akhir pekan lalu, mereka juga takluk di kandang sendiri oleh tim promosi Cadiz (0-1) di La Liga Spanyol.

Tekanan hebat kini dirasakan Madrid dan sudah pasti akan mengganggu persiapan mereka jelang El Clasico melawan Barcelona, Sabtu (24/10) mendatang.

 

Tutup