Sepuluh Jersey 2015/16 Favorit Galih Satrio

Komentar()
Moh Ridwan Widiyana
Jersey third mendominasi sepuluh jersey favorit dari Galih Satrio. Simak!

Tidak lengkap rasanya menikmati sepakbola jika tidak memiliki jersey tim kesayangan.

Dengan sentuhan desain dinamis dan teknologi serbacanggih, seragam atau jersey tim telah menjadi salah satu atribut penting dalam jagat sepakbola dewasa ini. Jersey menjadi salah satu sumber pemasukan utama klub sehingga tidak heran jika klub berlomba-lomba memproduksi jersey terbaru di awal musim dan mempromosikannya secara gencar di berbagai lini.

Klub-klub dan timnas di seluruh dunia telah melansir jersey masing-masing di musim ini, baik itu jersey edisi home, away, third, maupun jersey khusus untuk memperingati momen tertentu.

Goal Indonesia sebelumnya telah meluncurkan nominasi jersey terbaik musim ini yang menjadi fondasi awal dari daftar 100 Jersey Terbaik 2015/16. Pembaca juga sudah dilibatkan dalam voting yang sudah ditutup pada 10 Februari lalu. Sementara proses penilaian yang melibatkan redaksi dan dewan juri pun sudah selesai. Daftar selengkapnya akan kami umumkan Kamis, 25 Februari mendatang.

Sebelumnya mari menyimak pendapat serta penilaian dari anggota juri. Untuk edisi kali ini, kami membeberkan penilaian dari Galih Satrio*. Apakah Anda setuju dengan penilaiannya? Silakan beri pendapat Anda dalam kolom komentar di bawah!

 

1. PARIS SAINT-GERMAIN - Third

Monokrom adalah salah satu solusi untuk membuat sebuah kostum sepak bola terlihat simpel dan menarik. Dan jika nuansa monokrom yang dipilih adalah abu-abu tua dan hitam, maka kesan gahar lah yang timbul. Itulah yang terlihat pada kostum ketiga PSG musim ini. Warna hitam membalut seluruh bagian kostum, dengan hanya menyisakan porsi kecil untuk warna lain. Logo klub, apparel, dan sponsor pun tampil monokrom ikut menyelaraskan diri dengan desain.

Satu sentuhan kecil yang menarik adalah munculnya warna magenta dalam porsi minimalis pada punggung bagian atas. Hal ini nantinya akan menjadi “jembatan” antara kostum dan nomor punggung yang juga berwarna magenta. Di ujung lengan, desainer menempatkan ban karet tipis yang juga berwarna hitam. Tulisan "Ici c'est Paris" atau “Ini adalah Paris” terletak pada kerah bagian dalam membuat kostum ini ternyata tidak sesimpel yang terlihat pada awalnya.

 

2. WEST HAM UNITED - Home

Musim 2015/16 ini adalah musim perpisahan West Ham United dengan kandang mereka, Boleyn Ground. Selaku apparel, Umbro membuat sentuhan khusus pada semua kostum West Ham. Tampil dengan warna tradisional mereka yakni merah maroon dan biru muda, kostum kandang West Ham tidak terlihat berlebihan.

Detail tulisan “The Boleyn Ground 1904-2016” muncul di bawah logo klub. Tulisan yang sama juga muncul pada bagian punggung atas yang menandai berakhirnya era tradisional West Ham yang musim depan akan mulai berkandang di Stadion Olimpiade London.

 

3. REAL MADRID - Third 

Memang, tidak ada sentuhan spesial seperti halnya musim lalu di mana Adidas melibatkan desainer Jepang, Yohji Yamamoto, pada pembuatan kostum ketiga Real Madrid yang memunculkan motif naga.

Tapi jangan salah, musim ini kostum ketiga Los Blancos tampil lebih simpel dengan perpaduan warna yang sangat menarik. Warna biru dongker sebagai warna utama baju terlihat selaras dikombinasikan dengan warna biru muda yang menyala. Logo klub pun diselaraskan dengan desain dengan cara diberi warna monokrom.

 

4. ST PAULI - Away

Sebagai klub yang masih kepayahan berlaga di divisi teratas Bundesliga, St Pauli ternyata tetap konsisten mendapatkan desain spesial dari Hummel, termasuk pada kostum tandang mereka. Terdapat penggabungkan warna putih dengan warna coklat -- warna tradisional klub -- yang unik di mana dibuat kasar dengan motif diagonal, namun tetap tidak terkesan berantakan.

Di ujung lengan terdapat sentuhan khusus yakni penempatan warna pelangi. Ya, warna ini memang tak lain dan tak bukan merupakan dukungan terhadap LGBT, yang sedang marak belakangan ini. Pada kerah bagian dalam pun juga terdapat simbol tengkorak yang berwarna pelangi sebagai tambahan dari detail ujung lengan.

 

 5. AS ROMA - Away
Di musim keduanya bersama Nike, Roma masih mempertahankan warna putih untuk kostum tandang mereka. Setelah musim lalu menyematkan motif diagonal yang mencolok, musim ini desain kostum terkesan lebih polos namun tetap menarik dengan watermark lanskap kota Roma. Tak lupa disematkan warna kebesaran Giallorossi di ujung lengan. Detail kerah dengan penempatan kancing yang tersembunyi membuat kostum ini layak dikoleksi.

 

 6. CHIVAS GUADALAJARA - Away
Adidas memberikan motif wajik atau belah ketupat sebagai ornamen utama kostum ini. Setelah menghilang beberapa tahun, belakangan motif ini kembali muncul di beberapa kostum klub. Kombinasi warna yang muncul antara logo klub, sponsor, kerah, lengan, dan ujung bagian bawah sukses menghadirkan satu kesatuan yang sangat menarik.

 

  7. JERMAN - Home
Sang juara dunia kembali ke kostum tradisional pada tahun 1974: warna putih polos dipadu dengan warna hitam pada bagian kerah dan ujung lengan. Terdapat sentuhan kecil dengan menampilkan tahun-tahun mereka menguasai Eropa di kanan lengan dan menguasai dunia di kiri lengan.

 

8. MANCHESTER UNITED - Third
Kembalinya Adidas ke Old Trafford ditandai dengan munculnya ornamen klasik pada kostum ketiga United. Motif ini sempat muncul pada kostum away berwarna putih-biru pada awal 1990-an, yang kala itu sekaligus mengakhiri kerjasama antara Adidas dengan klub. Tampil dengan warna hitam dan dikombinasikan dengan warna merah menyala, kostum ini seharusnya mampu engintimidasi lawan. Sayang, penampilan Setan Merah musim ini tidak segarang kostum ketiganya.

 

 9. LIVERPOOL - Third
Rebranding Warrior menjadi New Balance ternyata membawa dampak yang cukup signifikan pada kostum Liverpool. Apa yang ditampilkan New Balance terlihat lebih berkelas. Pada kostum ketiga yang berwarna abu-abu tua ini, terdapat kerah membedakannya dengan kostum pertama dan kedua. Terdapat gradasi warna abu-abu pada bagian depan, serta penempatan warna merah pada ujung lengan. Tak lupa, detail penghormatan kepada 96 korban tragedi Hillsborough dimunculkan pada bagian punggung atas.

 

10. ARSENAL - Third
Puma kembali menghadirkan warna gelap pada kostum ketiga. Masih bernuansa biru tua, kostum ketiga The Gunners musim ini tampil lebih gelap dibanding musim lalu. Motif diagonal berwarna emas, putih, dan biru muda yang menghiasi kostum ini membuat terlihat lebih segar. Logo klub ikut dipoles menjadi monokrom  berwarna emas. Saat kostum ini digunakan di kompetisi selain Liga Primer Inggris, akan terlihat nameset spesial berwarna biru muda yang membuat kostum ini semakin menarik.

 

* Galih Satrio merupakan kolektor jersey dan anggota Jersey Forum. Ikuti Galih di Twitter.

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

Artikel Selanjutnya:
Jadwal TV Siaran Langsung Sepakbola Hari Ini
Artikel Selanjutnya:
Formasi Darurat Napoli Puaskan Carlo Ancelotti
Artikel Selanjutnya:
Ernesto Valverde: Gol Luis Suarez Sah!
Artikel Selanjutnya:
Torehkan Rekor Dribel, Ousmane Dembele Diterpa Cedera
Artikel Selanjutnya:
Manchester City Menang Telak, Pep Guardiola Tidak Puas
Tutup