Berita Live Scores
Liga 1

Semen Padang & Persib Bandung Bikin Gelandang PSMS Medan Galau

08.29 WIB 27/12/18
Abdul Aziz - PSMS
Sementara bek PSMS masih ingin menjalani liburan bersama keluarga sebelum memutuskan masa depannya.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Gelandang PSMS Medan Abdul Aziz mengaku belum bisa mengambil keputusan terkait masa depannya setelah manajemen Semen Padang menjanjikan bakal memberikan nilai lebih dari yang ditawarkan Persib Bandung.

Aziz sebelumnya kuat dikabarkan berseragam Persib. Namun Semen Padang yang berusaha membangun kekuatan agar bisa bersaing di Liga 1 2019 juga mulai mendekati sang pemain.

“Semen Padang dan Madura United memang menawari saya, [tapi] yang intens serius Persib dan Semen Padang. Berapa di Persib nanti dilebihkan katanya [manajemen Semen Padang, tapi saya berusaha kasih penjelasan untuk mempertimbangkan,” aku Aziz diwartakan laman Simamaung.

Sementara itu, bek Roni Fatahillah mengaku belum mengambil keputusan meninggalkan PSMS atau tidak setelah Ayam Kinantan terdegradasi. Menurut Roni, saat ini ia hanya ingin menjalani liburan bersama keluarga.

“Memang ada beberapa tawaran, tapi sebatas biasa saja, belum ada yang serius. Lagi pula saya belum memikirkan untuk ke depannya. Masih terikat kontrak sampai Januari dengan PSMS,” kata Roni kepada Goal Indonesia.

“Selanjutnya belum tahu, belum ada pembicaraan dengan manajemen. Sekarang masih bersama istri isi liburan. Saya masih senang di PSMS. Apalagi sekarang sudah ada istri di Medan. Tapi semua kembali lagi ke manajemen,” kata Roni."

“Kalaupun tidak di PSMS, saya sangat bangga pernah bermain di sini. Mau di PSMS atau tidak, saya tetap bangga. Apalagi sekarang sudah jadi orang Medan dengan menikahi perempuan [suku].” (gk-71)

 

View this post on Instagram

Komdis PSSI Hukum Bambang Suryo Seumur Hidup . Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah resmi menjatuhkan hukuman kepada Bambang Suryo, atau yang lebih tenar dikenal sebagai BS. BS dihukum melalui surat Komdis dengan nomor 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018. . BS merupakan manajer dari klub Liga 3, Persekam Metro FC. Ia dihukum lantaran pesan dalam WhatsApp kepada pelatih PS Ngada, Kletus Gabhe, yang meminta uang Rp100 juta supaya PS Ngada lolos dari 32 besar. . Pada 19 Desember, Komdis PSSI memanggil BS namun yang bersangkutan malah tidak hadir. Pemanggilan itu untuk meminta BS keterangan terkait maksud dari pesan yang ia kirimkan kepada Gabhe. . "Yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Komite Disiplin PSSI tanpa alasan yang patut dan lebih memilih hadir pada acara Mata Najwa pada malam hari dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," tulis Komdis dalam suratnya. . Dalam suratnya, Komdis juga menjelaskan bahwa BS sejatinya sudah mendapat hukuman larangan beraktivitas dalam lingkungan sepakbola pada tahun 2015. Hukuman tersebut kembali berlaku. . "Komite Disiplin PSSI menguatkan keputusan Komite Disiplin PSSI tahun 2015 dengan merujuk kepada pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI, Sdr. Bambang Suryo dihukum larangan ikut serta dalam aktivitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI seumur hidup karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI." . Pada acara Mata Najwa kala itu, BS membenarkan bahwa ia telah mengirim pesan kepada pelatih PS Ngada. Namun, ia berkilah bahwa pesan itu dimaksudkan sebagai jebakan, bukan maksud ingin 'membantu' Ngada untuk lolos.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on Dec 26, 2018 at 12:20am PST

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Jose Mourinho Dipecat Karena Pemain Kunci Man United
2. Barito Putera Resmi Rekrut Evan Dimas
3. Luis Suarez Menyesal Tinggalkan Ajax Demi Liverpool
4. Kembali Berseragam Persib, Tantan Ingin Menangis
5. Tim Terbaik La Liga 2018/19 Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia