Berita Live Scores
Piala Presiden

'Sekolah' Berakhir, Madura United Banyak Pekerjaan Rumah

05.35 WIB 07/04/19
Dejan Antonic - Madura United
Dejan kecewa Madura United untuk kali pertama kebobolan tiga gol di Piala Presiden 2019.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   

Kegagalan mendulang kemenangan dalam laga leg kedua semi-final Piala Presiden 2019 setelah dikalahkan Persebaya Surabaya 3-2 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Sabtu (6/3) malam WIB, menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi Madura United.

Asa Madura United untuk lolos ke final sempat mengapung ketika mereka unggul 2-1. Namun dua gol yang dicetak Amido Balde dan Hansamu Yama mengubur ambisi Laskar Sape Kerrab berlaga di partai puncak.

Pelatih Dejan Antonic mengutarakan, tim besutannya mendapatkan banyak pelajaran. Selain masalah penyelesaian akhir, kebobolan tiga gol menjadi yang pertama bagi Madura United di turnamen pramusim tahun ini.

“Selamat buat Persebaya, karena bisa cetak tiga gol, dan menang di sini. Pertama kali kami kalah dengan tiga gol. Dua gol yang pertama ke gawang kami itu mudah sekali. Kami harus jauh lebih bagus,” sesal Dejan.

“Ini sekolah buat kami. Kami harus belajar dari pertandingan ini. Saya pikir anak-anak sudah kerja keras. Kami harus kembali lebih kuat. Kami ada banyak peluang. Kalau kami mencetak gol di menit awal, pasti kami lebih bagus.”

Sementara itu, gelandang serang Zah Rahan menerima kekalahan tersebut dengan lapang dada. Pemain asal Liberia ini menganggap Persebaya sangat kuat dalam dua laga semi-final.

“Pertandingan itu bagus sekali, dan cepat. Tapi hasilnya pasti kami terima, karena Persebaya tim yang bagus dan kuat. Kami sudah mencoba untuk menang. Kami main melawan tim yang baik, kami harus terima kekalahan ini,” jelasnya. (gk-62)

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Musim Panas, Ole Gunnar Solskjaer Siap Singkirkan Enam Pemain
2. Djadjang Nurdjaman Bakal Beri Teguran Untuk Manuchekhr Dzhalilov
3. Eks Pelatih Real Madrid: Tak Masuk Akal Luka Modric Dapat Ballon D'Or
4. Leonardo Bonucci: Jadi Korban Rasisme, Moise Kean Juga Salah
5. Hati Andik Vermansah Kalahkan Profesionalisme
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia