Sekarang Giliranmu, Ed! Kekalahan Manchester United Buktikan Ole Gunnar Solskjaer Butuh Rekrutan Baru SEGERA!

Komentar()
Victor Lindelof Ole Gunnar Solskjaer David de Gea Man Utd Crystal Palace GFX
Getty/Goal
Rasa frustrasi suporter atas kurangnya aktivitas transfer kini berubah menjadi kemarahan setelah kalah telak 3-1 dari Crystal Palace di Old Trafford.

"Pendekatan kami adalah untuk menyempurnakan apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik musim ini," tulis bos Manchester United Ole Gunnar Solskjaer dalam catatan programnya menjelang pertandingan Liga Primer Inggris hari Sabtu melawan Crystal Palace. “Dan kami tahu area mana yang ingin kami tingkatkan.”

Tapi setelah melihat performa mereka dalam kekalahan telak 3-1 di Old Trafford, dia akan mencari peningkatan di seluruh lapangan.

Tentu saja ada alibi yang meringankan. Partisipasi United di turnamen mini Liga Europa di Jerman membuat Setan Merah tidak dapat menggelar pramusim seperti yang diinginkan, yang berarti Ole tidak punya banyak waktu untuk bekerja dengan para pemainnya.

Namun, beberapa minggu terakhir ini juga diwarnai rasa frustrasi terkait aktivitas transfer, dengan target No.1 Jadon Sancho telah memulai musimnya di Borussia Dortmund, dan pemain lain yang masuk incaran justru merapat ke klub rival.

Rasa frustrasi para suporter itu sekarang pasti akan digantikan dengan amarah, setelah performa datar yang mereka tampilkan mengakibatkan United menelan kekalahan di pertandingan pembuka Liga Primer untuk pertama kalinya sejak 2014 - laga perdana Louis van Gaal sebagai pelatih.

Umpan-umpan yang dilakukan United melawan Palace tergolong ceroboh, pergerakan mereka lambat dan pertahanannya acak-acakan.

Ketika mereka menjalani restart kompetisi pada gelaran musim lalu, pasukan Ole menyerang dengan kekuatan yang membuat takut banyak lawan tetapi, pada Sabtu malam, mereka jarang mengganggu tim Roy Hodgson.

Seorang penyerang sisi kanan tetap menjadi prioritas Ole sebelum jendela transfer ditutup pada 5 Oktober dan Ed Woodward yang menonton langsung pertandingan semalam diperlihatkan dengan tepat mengapa hal itu dibutuhkan, sebagaimana Daniel James ditarik keluar karena tampil buruk di 45 menit pertama.

Pemain berusia 22 tahun itu dianggap sebagai opsi cadangan yang bagus untuk Marcus Rashford di sisi kiri tetapi dia kesulitan menunjukkan kualitasnya di sisi yang berlawanan.

Timothy Fosu-Mensah, yang menjadi starter sebagai bek kanan lantaran Aaron Wan-Bissaka baru kembali berlatih pada Senin sebelumnya, terkoneksi dengan James sebanyak 12 kali di babak pertama - lebih banyak dari kemitraan lainnya di lapangan.

Namun, keduanya gagal membuat catatan apa pun, jadi tidak mengherankan melihat James digantikan oleh Mason Greenwood di babak kedua.

Wilfried Zaha Crystal Palace 2020-21

Seorang penyerang sisi kanan tetap menjadi prioritas Ole sebelum jendela transfer ditutup pada 5 Oktober dan Ed Woodward yang menonton langsung pertandingan semalam diperlihatkan dengan tepat mengapa hal itu dibutuhkan, sebagaimana Daniel James ditarik keluar karena tampil buruk di 45 menit pertama.

Pemain berusia 22 tahun itu dianggap sebagai opsi cadangan yang bagus untuk Marcus Rashford di sisi kiri tetapi dia kesulitan menunjukkan kualitasnya di sisi yang berlawanan.

Timothy Fosu-Mensah, yang menjadi starter sebagai bek kanan lantaran Aaron Wan-Bissaka baru kembali berlatih pada Senin sebelumnya, terkoneksi dengan James sebanyak 12 kali di babak pertama - lebih banyak dari kemitraan lainnya di lapangan.

Namun, keduanya gagal membuat catatan apa pun, jadi tidak mengherankan melihat James digantikan oleh Mason Greenwood di babak kedua.

Sayap kanan bukan satu-satunya posisi yang ingin diperkuat United, tentunya. Sisi lemah mereka di lini belakang jelas terlihat hanya tujuh menit setelah pertandingan dijalankan.

Saat Tottenham Hotspur mengumumkan kedatangan Sergio Reguilon - pemain yang sempat diinginkan United - Luke Shaw dikalahkan oleh umpan silang dari Jeffrey Schlupp yang bisa dituntaskan Andros Townsend untuk membuat Palace memimpin.

Victor Lindelof, yang dikritik habis-habisan dalam tiga musimnya di klub, juga melakukan kesalahan dalam hal ini, karena ia membiarkan Schlupp melewatinya dengan terlalu mudah.

Shaw dan Lindelof bukan satu-satunya yang berkinerja buruk. Paul Pogba, yang dikatakan fit sepenuhnya dan “siap”, terlihat lemah dalam penguasaan bola, membuat kesalahan sendiri di seluruh lapangan, sementara Bruno Fernandes yang biasanya angkuh tidak efektif.

United membaik setelah jeda, berkat masuknya Greenwood, dan mereka tentu tidak beruntung dengan beberapa keputusan VAR yang bertentangan dengan mereka.

Sesuai dengan ketentuan, tim tamu memang berhak mendapatkan penalti di menit ke-74, setelah tembakan Jordan Ayew memantul ke lengan Lindelof, tetapi itu justru semakin menyoroti kerasnya aturan baru tersebut.

Berikutnya adalah keputusan untuk memerintahkan pengulangan penalti, yang awalnya bisa diselamatkan oleh David de Gea, karena penjaga gawang Spanyol itu sedikit keluar dari garisnya, dengan mantan bek United dan pandit Sky Sports saat ini, Gary Neville, sangat marah dengan dua keputusan tersebut.

Namun, hasil akhirnya adalah Wilfried Zaha yang berhasil menjebol gawang De Gea setelah Ayew gagal di kesempatan pertama, membuat United tertinggal dua bola.

Donny van de Beek memberi tuan rumah secercah harapan. Dia dengan tenang mengubah bola lepas di area penalti untuk menandai debutnya dengan sebuah gol, tetapi Zaha memastikan kemenangan yang pantas untuk Palace setelah menyapu Lindelof sebelum melepaskan tembakan rendah ke sudut bawah gawang.

Itu adalah pengingat lain mengapa United sangat perlu mendatangkan bek tengah papan atas sebelum bursa transfer ditutup.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Tanggung jawab pasti ada pada diri Ole untuk mendapatkan lebih banyak dari para pemain yang dimilikinya, tetapi kekalahan suram ini menegaskan poin bahwa atasannya perlu bertindak tegas dan cepat di pasar transfer.

Waktu sudah hampir habis dan kontroversi VAR terbaru ini tidak boleh dibiarkan mengalihkan perhatian dari fakta bahwa skuad United ini sangat membutuhkan penguatan.

Sekarang giliranmu, Ed…

Tutup