Sejarah Hari Ini (5 Juli): Penggunaan Goal Line Technology Disetujui

Komentar()
goal
Lama ditolak, gagasan penggunaan teknologi garis gawang akhirnya mendapat lampu hijau, tepat pada hari ini dua tahun silam.


GOALOLEH    DEDE SUGITA     Ikuti di twitter

5 Juli 2012 menjadi salah satu hari terpenting dalam sejarah perkembangan sepakbola. Pada tanggal tersebut International Football Association Board (IFAB) alias Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional, badan yang bertanggung jawab untuk Laws of the Game, akhirnya menyetujui penggunaan goal line technology (GLT) atau teknologi garis gawang.

Sebuah gol, menurut Laws of the Game, terjadi ketika bola telah sepenuhnya melewati garis gawang. Namun keterbatasan pengamatan wasit sudah sering sekali melahirkan kontroversi tentang keabsahan sebuah gol.

Gol siluman Frank Lampard | Kian menegaskan perlunya GLT

Piala Dunia sebagai ajang terbesar sepakbola pun tidak luput dari kejadian ini. Bahkan hingga kini masih banyak yang bertanya-tanya soal validitas gol ketiga Inggris dalam kemenangan 4-2 atas Jerman Barat di final 1966.

Desakan penggunaan GLT pun mulai berkumandang pada 2000-an demi mengatasi persoalan pelik ini, tetapi FIFA sebagai otoritas tertinggi terus bergeming, dengan presden Sepp Blatter pada 2010 menyatakan teknologi tersebut terlalu malah dan akan memperlambat jalannya permainan.

Namun, dengan insiden demi insiden terus bermunculan di laga-laga berprofil tinggi, termasuk tembakan Frank Lampard kontra Jerman di PD 2010 yang tak dinyatakan gol kendati jelas telah melewati garis, juga ghost goal Ukraina versus Inggris di Euro 2012, dukungan terhadap penggunaan GLT semakin tak terbendung.

Bunuh diri Noel Valladares | Gol pertama berkat bantuan GLT


Akhirnya, tepat pada hari ini dua tahun silam, IFAB -- yang terdiri dari FIFA dan federasi sepakbola Inggris, Skotlandia, Wales, serta Irlandia Utara -- memutuskan menyetujui penggunaan GLT, dimulai dengan ajang Piala Dunia Klub 2012 dan Piala Konfederasi 2013.

Kedua turnamen bebas dari insiden, tapi publik pada akhirnya dapat melihat efektivitas penggunaan GLT buat meredam kontroversi tak perlu di Piala Dunia 2014. Adalah Prancis yang menjadi tim pertama yang "dibantu" GLT untuk mencetak gol kala berhadapan dengan Honduras pada laga perdana fase grup.

 

 




 

Artikel Selanjutnya:
Pemahaman Taktik Pemain Borneo FC Masih Perlu Ditingkatkan
Artikel Selanjutnya:
Jadwal, Klasemen & Hasil Lengkap Piala Asia 2019
Artikel Selanjutnya:
Kawan Lama Bantu Adaptasi Evan Dimas Di Barito Putera
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Serie A: Genoa - AC Milan
Artikel Selanjutnya:
Eden Hazard Tutup Pintu Ke Real Madrid Di Januari
Tutup