Berita Pertandingan
Tahukah Anda

Seberapa Sering Pesepakbola Jalani Tes Doping?

08.00 WIB 06/10/22
Doping Braunschweig Osnabrück 3. Liga 07252009
Goal telah mengumpulkan informasi penting terkait proses pengujian doping untuk pesepakbola, termasuk seberapa sering mereka melakukannya.

Penggunaan doping secara luas dilarang dalam sepakbola, dengan badan pengatur olahraga secara rutin mengambil tindakan untuk memastikan itu tidak terjadi dalam permainan.

Untuk itu, para atlet harus menjalani tes guna memastikan mereka tidak mengonsumsi zat peningkat performa.

Goal memiliki apa yang perlu Anda ketahui tentang seberapa sering pesepakbola melakukan uji doping, bagaimana prosesnya dan banyak lagi.

Seberapa Sering Pesepakbola Jalani Tes Doping?

Menurut FA, pesepakbola dapat dites sepenuhnya secara acak setiap waktu - terlepas mereka berada di tempat latihan atau di stadion.

Tidak ada konfirmasi resmi soal berapa kali seorang pesepakbola menjalani tes, tetapi karena itu dilakukan secara acak, tes tersebut dapat berkisar dari beberapa kali seminggu hingga sebulan sekali.

Di sini para atlet tidak diberi peringatan sebelumnya tentang tes yang akan mereka jalani.

Tes doping sendiri secara teratur dilakukan untuk memerangi praktik curang dalam olahraga.

"Anda dapat dites kapan saja dan di mana saja, termasuk setelah pertandingan, pada sesi latihan, atau di rumah," demikian keterangan di laman resmi FA.

"Anda akan diminta untuk memberikan urin dan/atau sampel darah dan dapat dites beberapa kali selama musim berjalan. Selain itu, program pengujian anti-doping di sepakbola menggabungkan Athlete Biological Passport (ABP) dan Pemain dapat dipilih untuk tes darah secara teratur sepanjang musim."

FA juga telah menguraikan fakta-fakta kunci tentang apa yang dimaksud dengan tes doping, termasuk informasi bahwa pemain yang menolak tes dapat diberikan skorsing empat tahun dari sepakbola:

  • Semua pengujian akan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ini berarti tidak ada peringatan yang akan diberikan tentang tes tersebut.
  • Jangan menolak untuk mengikuti tes karena ini dapat menyebabkan skorsing 4 tahun dari sepak bola.
  • Anda harus tetap berada dalam pengawasan penuh Petugas Kontrol Doping (DCO) atau Pendamping sejak Anda diberi tahu bahwa Anda telah dipilih untuk pengujian hingga prosesnya selesai.
  • Jika Anda terpilih untuk tes doping, Anda harus segera melapor ke Doping Control Station (DCS).
  • Anda akan diminta untuk melepaskan pakaian yang cukup sehingga DCO atau Chaperone dapat secara langsung mengamati keluarnya urin dari tubuh ke dalam wadah penampung.
  • Jika sampel Anda terlalu encer, maka Anda akan diminta untuk memberikan sampel tambahan. Jangan overhydrate karena hal ini dapat mengakibatkan sampel menjadi lebih encer.
  • Tolong tunjukkan rasa hormat kepada Ofisial Anti-Doping setiap saat selama proses berlangsung.

Mereka melanjutkan: "Pemain harus merasa siap dan mengetahui hak dan tanggung jawab mereka ketika mereka diberitahu untuk diuji oleh Chaperone atau Petugas Kontrol Doping."

Apa Yang Dimaksud Doping Di Sepakbola?

Dalam olahraga, doping adalah konsumsi zat terlarang – seperti penambah performa – yang digunakan untuk meningkatkan fisik.

Doping dilarang dalam sepakbola oleh FIFA, sebagaimana mereka yang menggunakan ingin meningkatkan stamina dan kekuatan, juga keuntungan tak terlihat atas rekan satu tim dan lawan mereka di lapangan.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menggambarkan doping sebagai "penggunaan zat terlarang yang disengaja atau tidak disengaja dan metode terlarang pada daftar doping saat ini".

Definisi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) dalam Kode Anti-Doping Dunia telah diterima sebagai standar internasional sejak tahun 2004.