Sansan Fauzi, Striker PS TNI Yang Suka Dengan Pelatih Keras

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Sansan ingin terus memanfaatkan semaksimal mungkin setiap kepercayaan yang diberikan Kolev.


LIPUTAN   RIZKAART CENDRADIPUTRA     DARI   BOGOR    

Penyerang PS TNI Sansan Fauzi Husaeni siap jika kembali diandalkan pelatih Ivan Venkov Kolev saat menjamu Semen Padang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (30/7). Sansan memang kalah bersaing dari marquee player Elio Bruno Martins. Namun sejauh ini, meski jarang mendapatkan kesempatan, Sansan mampu tampil sangat efektif.

Dari empat laga yang dimainkan musim ini, Sansan telah mencetak empat gol. Dua gol ke gawang Persela Lamongan, masing-masing satu gol saat melawan Perseru Serui dan Persipura Jayapura. Ia hanya tidak membuat gol ketika menghadapi Persegres Gresik United.

"Intinya percaya diri dengan kemampuan yang saya miliki, dan kesempatan itu saya manfaatkan sebaik mungkin. Bila Ivan Kolev membutuhkan saya, saya siap. Saya inti atau tidak, yang penting saya menunjukkan yang terbaik," ujar Sansan.

"Kuncinya latihan serius dan menjalankan instruksi pelatih, insya Allah menghasilkan yang terbaik," tambahnya.

SIMAK JUGA: Gagal Di Persija, Zerzouri Merapat Ke PS TNI

Sansan mengaku senang dengan cara melatih dan gaya main Kolev yang mengedepankan pendekatan pressing ketat. Itu juga yang membuatnya bisa bersaing dengan Elio Martins.

SIMAK JUGA: Bek PS TNI Ambisi Cegah Persipura Cetak Gol

"Saya senang dilatih Kolev, penuh motivasi. Kriteria keras, saya senang keras. Ivan Kolev ingin menekan, saya pun punya kemampuan dengan itu," ujarnya.

"Saya senang pelatih yang tipikal keras dan di situ saya tunjukkan bahwa saya bisa bersaing di lini depan. Meskipun saya jarang dapat kesempatan, namun main cuma empat laga alhamdulillah ada hasilnya empat gol," tuturnya.

Sansan bertekad melampaui cacatan sepuluh gol yang ia cetak saat berseragam Jakarta FC di kompetisi Indonesian Premier League. Namun keputusan memilih pemain tetap ia serahkan kepada pelatih.

Satu alasan yang membuatnya tetap semangat adalah, bermain membela instansi TNI. Selain itu dukungan dari keluarga juga ia anggap penting. "Saya main atau tidak yang penting PS TNI dapat poin. Kalau Kolev kasih kesempatan buat main lagi, saya tidak akan sia-siakan kesempatan," tegasnya.

"Ingin menunjukkan yang terbaik apalagi untuk instansi saya, TNI. Saya tidak ingin mengecewakan orang yang sudah mendukung saya. Keluarga dan calon istri pasti mendukung, intinya doa dan dukungan orang tua selalu mengalir," pungkasnya.(gk-61)

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Seusai Dipecat Manchester United, Jose Mourinho Akui Tolak Tiga Tawaran Pekerjaan
Artikel Selanjutnya:
Maurizio Sarri: Para Pemain Chelsea Sulit Dimotivasi
Artikel Selanjutnya:
Nemanja Matic: Manchester United Berusaha Raih Empat Besar
Artikel Selanjutnya:
Ole Gunnar Solskjaer Tegaskan Paul Pogba Sebagai Penendang Utama Penalti
Artikel Selanjutnya:
Jadwal TV Siaran Langsung Sepakbola Hari Ini
Tutup