Berita Live Scores
LaLiga

Resep Klub Kecil Eibar Bersaing Di Antara Raksasa La Liga

19.36 WIB 23/11/18
Eibar Las Palmas
Secara eksklusif direktur olahraga Eibar, Fran Garagarza, berbagi resep mereka bersaing di La Liga Spanyol.

EKSKLUSIF   ALBERTO PINERO    PENYUSUN   AGUNG HARSYA

Dilihat dari skala, Eibar adalah salah satu klub terkecil yang bersaing di La Liga Spanyol. Mereka berasal dari sebuah kota kecil kawasan Basque dengan populasi 27 ribu jiwa, tetapi memiliki semangat yang besar. Sejak menembus La Liga musim 2014/15, Eibar mampu mempertahankan status sebagai klub top tier Spanyol selama lima tahun beruntun. Apa rahasia mereka?

Alberto Pinero dari Goal Spanyol mendapat kesempatan berbincang dengan direktur olahraga Eibar, Fran Garagarza, yang memiliki reputasi tinggi di kalangan sepakbola Spanyol. Sebelum menjabat posisinya saat ini, Garagarza pernah berprofesi sebagai pengemudi yang mengimpikan menjadi seorang pelatih.

Garagarza berbagi resep yang membuat Eibar mampu tampil solid, bahkan hampir menembus zona Eropa musim lalu.

"Rahasia Eibar adalah klub ini rumah kecil, tapi teratur," ujarnya memulai.

Eibar adalah klub yang memiliki anggaran €40 juta per musim. Artinya setiap sen yang dikeluarkan untuk mendatangkan pemain sangat berharga dan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. 

Tidak ada pemilik tunggal klub ini, melainkan 11.160 pemegang saham. Tidak boleh ada pihak yang memegang lebih dari 5 persen jumlah saham. Segala bentuk operasional klub sudah direncanakan, mulai dari pertandingan pramusim hingga investasi kota olahraga di masa datang.

"Rumah kecil ini benar-benar nyaman," sambung Garagarza, "ada harmoni yang sangat spesial di antara orang-orangnya. Anda tidak mau mengecewakan masyarakat. Bayangkan kalau Eibar terdegradasi dan meninggalkan defisit sebesar €50 juta kepada mereka."

"Kami tidak boleh membiarkan hal itu terjadi. Mungkin itu yang menjadi awal rahasia kerja keras kami."

Dengan anggaran yang terbatas, Eibar juga harus berjuang lebih keras dalam menyusun skuat yang kompetitif. Salah satu caranya adalah sistem pemantauan bakat yang dijalankan oleh tujuh scout purnawaktu dan dua scout paruh waktu yang bekerja saat akhir pekan. Setiap orang bertugas di wilayah yang berbeda-beda.

Mereka dibekali perangkat penilaian yang disesuaikan kebutuhan tim. Setiap pemain harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan gaya bermain tim yang meliputi aspek tempo tinggi, transisi, bermain di area lawan, umpan silang, tembakan, tekanan tinggi, serta aksi sekunder.

Para scout membangun sistem dengan kode bahasa yang sama. Mereka juga menetapkan pemain di posisi tertentu harus lah memiliki kemampuan yang spesifik. Misalnya, yang mereka cari di posisi bek kanan adalah pemain dengan kemampuan "vertikal", "bertenaga", serta "berteknik".

Setiap aspek tersebut akan dinilai dari pemain incaran. Scout akan memberikan kode warna hitam untuk pemain yang direkomendasikan untuk dibeli. Jika si pemain mendapatkan lima warna hitam dari scout yang berbeda-beda, baru lah mereka mengusulkannya ke pelatih.

Namun, sebelum mewujudkan transfer, Eibar melakukan satu langkah penting, yaitu mengatur pertemuan pribadi dengan sang pemain dan pasangannya supaya si pasangan memahami cara klub beroperasi serta tawaran klub kepada mereka. 

Agar pemain baru mudah beradaptasi, klub menggelar acara jamuan dua kali setahun yang mengajak serta pasangan pemain. Begitu juga pertemuan khusus dengan pasangan jika sang pemain mengalami cedera berjangka panjang.