Berita Live Scores
LaLiga

Ramon Calderon: Gareth Bale Harus Tunjukkan Cinta Pada Real Madrid

22.18 WIB 07/03/19
Gareth Bale Real Madrid 2018-19
Calderon tidak percaya Bale memiliki komitmen seperti yang diungkapkan agen bintang Wales tersebut.

Mantan Presiden Real Madrid Ramon Calderon membeberkan beberapa kekurangan Gareth Bale. Ia menganggap pemain asal Wales tersebut ceroboh dan gagal menjadi pemimpin seperti Zinedine Zidane sebagaimana yang diharapkan klub.

Pada 2013, Los Blancos mengakuisisi mantan pilar Southampton dan Tottenham Hotspur dan menjadikannya pemain sepakbola termahal di dunia saat itu.

Ia membantu tim meraih berbagai gelar selama enam tahun menetap, termasuk empat kali jawara Liga Champions, namun musimnya kerap diganggu cedera dan penampilan tidak konsisten, yang membuat namanya sering masuk rumor transfer.

Kabar teranyar mengklaim waktunya di Santiago Bernabeu tinggal menghitung jari, dan kembali ke Liga Primer di bursa transfer terkini menjadi destinasi berikutnya.

Agen Bale, Jonathan Barnett, menampik rumor tersebut dan mengecam mereka yang menyebarkan isu itu. Tapi menurut Caldero Bale sendiri yang membuat masalah dengan menolak berintegrasi penuh di Madrid serta ketidakmampuannya membungkam peragu. 

“Itu komentar yang sangat tidak pantas menurut pandangan saya,” ujar Calderon kepada talkSPORT mengenai komentar Barnett.

“Fans Real Madrid sangat respek kepada pemain mereka sendiri dan juga kepada rival, tapi mereka juga sangat menuntut dan tidak fleksibel terhadap beberapa hal, seperti kurangnya komitmen.

“Saya dengar agennya mengatakan Gareth Bale mencintai Real Madrid, dan saya tidak meragukannya, tapi ia harus menunjukkan itu.

“Ia melakukan beberapa hal yang orang tidak suka. Kita melihat bagaimana ia mengelak dari rekan setim setelah mencetak gol ketika mereka ingin merangkul dia dan selebrasi, di beberapa laga ia meninggalkan stadion sebelum benar-benar berakhir dan ia sudah di sini selama enam tahun tapi tidak bicara bahasa Spanyol.

“Jadi beberapa hal dianggap penggemar sebagai bentuk ketidakpedulian atau sikap ceroboh kepada klub.

“Ia tidak bisa satu kata pun bahasa kami setelah enam tahun, itu jelas menandai kurangnya komitmen menurut saya, dan juga dari sudut pandang fans.

“Saya yakin ia berusaha melakukan hal-hal di jalur yang benar tapi juga jelas, dengan cedera dan alasam lain, ia tidak tidak memenuhi harapan ketika ia datang ke sini. Ia bukan pemimpin Madrid dan fans menunggu.

“Fans sangat menuntut dengan pemain mana pun – mereka juga sama terhadap Alfredo Di Stefano, terbaik sepanjang masa di Madrid, dan dengan Zidane, mereka menyorakinya selama berbulan-bulan setelah datang ke Madrid, karena penampilannya tidak bagus.

“Jadi ia [Barnett] seharusnya tidak komplain soal itu, ia mungkin harus mendorong Gareth bersikap dengan cara lain.”

 

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Mau Meraja, Man City Disarankan Bajak Virgil Van Dijk
2. Juventus Impikan Kedatangan Pep Guardiola
3. Real Madrid Dibantai Ajax, Santiago Solari Menolak Mundur
4. Milomir Seslija: Ruang Ganti Arema Bak Rumah Sakit
5. Deretan Kekalahan Terbesar Real Madrid Di Liga Champions
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia