Pukul Tangan Wasit, Pemain AHHA PS Pati Dilarang Main Setengah Tahun

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada Heri Setiawan. Pemain PSG Pati (AHHA PS Pati) tersebut dilarang bermain selama setengah tahun dan denda Rp50 juta.

Sanksi tersebut diberikan karena Heri, memukul tangan wasit Moh Alfian Yantoni Nur. Tindakan tidak terpuji itu terjadi ketika PSG Pati melawan Persijap Jepara, pada pekan ketiga Grup C Liga 2 2021, di Stadion Manahan, Solo, 11 Oktober lalu.

Heri memukul tangan wasit hingga peluit yang dipegangnya terjatuh karena tidak terima Syaiful Indra Cahya, dianggap melanggar. Akibatnya, ia harus keluar lapangan lantaran menerima kartu kuning kedua.

"Ada pemain memukul tangan wasit, Heri Setiawan dari PSG Pati. Ini kami anggap tidak patuh," kata ketua Komdis PSSI Erwin L Tobing dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/10).

"Wasit sedang memberi pelanggaran, eh dia memukul tangan wasit. Dia enam bulan tidak boleh main dan denda Rp50 juta," Erwin menambahkan.

Bukan cuma Heri saja pemain PSG Pati yang dihukum Komdis PSSI. Nurhidayat Haris juga dikasih sanksi tidak boleh bermain di beberapa pertandingan karena menyikut pemain Persijap, Hendri Setiadi.

"Nurhidayat dia menyikut pemain persijap dari PSG Pati. Sangat jelas di video bola jauh, tapi dia menyikut pemain Persijap. Ini hukumannya lumayan berat, dia tidak boleh ikut tiga pertandingan dan didenda Rp3 juta," ucapnya.

Selain itu, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda kepada PSG Pati sebesar Rp30 juta. Hukuman tersebut diberikan karena klub milik Atta Halilintar itu telat melakukan kick-off di laga kontra PSCS Cilacap.

Berikut daftar sanksi Komdis PSSI:

Sanksi klub Liga 1

- PSS Sleman: Sanksi 2 keterlambatan kick-off dan denda Rp100 juta
- PSM Makassar: Sanksi keterlambatan kick-off, pelanggaran kode disiplin, dan denda Rp100 juta.
- Madura United: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp50 juta
- Persib Bandung: Sanksi pelanggaran regulasi dengan masuknya tamu VIP ke ruang ganti, denda Rp50 juta
- Persela Lamongan: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp50 juta
- Borneo FC: Pelanggaran kode disiplin dalam 1 pertandingan terdapat 7 kartu kuning, denda Rp50 juta
- Barito Putera: Pelanggaran kode disiplin dalam 1 pertandingan terdapat 5 kartu kuning, denda Rp50 juta

Sanksi individu

- Jayus Hartono (Arema FC): Sanksi larangan dua pertandingan karena pelanggaran disiplin, denda Rp10 juta
- Leonard Tupamahu (Bali United): Sanksi larangan satu pertandingan karena pelanggaran disiplin, denda Rp10 juta
- Rizky Ridho (Persebaya Surabaya): Sanksi larangan satu pertandingan karena pelanggaran disiplin, denda Rp5 juta

Sanksi klub Liga 2

Artikel dilanjutkan di bawah ini

- PSIM Yogyakarta: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- Hizbus Wathan FC: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- PSG Pati: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- RANS Cilegon FC: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- Semen Padang: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- Sriwijaya FC: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- Babel United: Sanksi keterlambatan kick-off, denda Rp30 juta
- PSKC Cilacap: Pelanggaran kode disiplin berupa mendapatkan 5 kartu kuning dalam satu pertandingan, denda Rp50 juta
- Sulut United: Pelanggaran kode disiplin berupa mendapatkan 6 kartu kuning dalam satu pertandingan, denda Rp50 juta

Sanksi individu

- Jaya Hartono (Pelatih Persijap Jepara): Pelanggaran kode disiplin berupa sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama 1 bulan, denda Rp25 juta
- Yudha Alkanza (PSIM Yogyakarta): Pelanggaran kode disiplin dan regulasi berupa sanksi larangan bermain 2 pertandingan, denda Rp3 juta
- Talaohu Abdul Musafri (Badak Lampung): Pelanggaran kode disiplin berupa sanksi larangan bermain selama 6 pertandingan, denda Rp50 juta.
- Heri Setiawan (PSG Pati): Pelanggaran kode disiplin sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama 6 bulan, denda Rp50 juta.
- Nurhidayat Haji Haris (PSG Pati): Pelanggaran kode disiplin berupa sanksi larangan bermain 3 pertandingan, denda Rp3 juta.