PSS Sleman Berharap Liga 1 2019 Digulirkan Sebelum Pilpres

Komentar()
Sandy Mariatna/Goal Indonesia
Sismantoro memperkirakan pemain akan mudah kelelahan bila menjalani dua laga dalam satu pekan.

Manajemen PSS Sleman berharap Liga 1 2019 dapat digulirkan sebelum pemilihan umum presiden dan legislatif (Pilpres dan Pileg) agar kualitas kompetisi bisa dijaga.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan sinyal Liga 1 akan digelar setelah dua agenda politik tersebut yang direncanakan berlangsung pada April 2019. Perizinan dari kepolisian menjadi salah satu pertimbangan PT LIB.

Manajer PSS Sismantoro mengutarakan, kualitas kompetisi akan terpengaruh bila Liga 1 dimulai setelah Pilpres dan Pileg. Sebab, pemain tak mendapat masa istirahat maksimal akibat jadwal yang padat.

Menurut Sismantoro, berdasarkan letak geografis, peserta Liga 1 2019 cukup merata. Di wilayah barat, klub akan menjalani laga melawan Semen Padang. Sedangkan di timur Indonesia ada Persipura Jayapura dan Perseru. Bila pertandingan digelar dua kali dalam satu pekan, pemain bisa kelelahan.

“Kalau Mei baru bergulir dan Desember selesai, artinya kompetisi hanya berlangsung sekitar tujuh bulan. Pasti jadwal pertandingan akan sangat padat, dan menjadi tidak maksimal,” kata Sismantoro diwartakan laman Tribun Jogja.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Idealnya tentu pertandingan bergulir sekali dalam sepekan, sehingga waktu recovery para pemain lebih maksimal, dan tentu semakin meningkatkan kualitas pertandingan.”

 

View this post on Instagram

Thoriq Alkatiri Wasit Terbaik Liga 1 2018 👏 PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 akhirnya mengumumkan secara resmi siapa yang menjadi wasit terbaik pada musim 2018. Adalah Thoriq Munir Alkatiri yang berhasil menyabet penghargaan tersebut. . Wasit asal Purwakarta, Jawa Barat, ini dipilih oleh panel PSSI. Dia dianggap mampu memimpin pertandingan dengan baik selama bertugas. Selain itu, dia juga memenuhi lima kriteria penilaian yang diterapkan panel PSSI mulai dari kepemimpinan, appearance (kerapian dan kepercayaan diri), performa (gestur tubuh dan kondisi fisik), komunikasi (cara berkomunikasi kepada pemain dan ofisial serta cara menghadapi protes pemain dan ofisial), hingga handicap atau gengsi sebuah pertandingan. . Tak ayal, penghargaan ini disambut gembira oleh Thoriq. "Alhamdulillah. Penghargaan ini menjadi motivasi saya untuk selalu menjaga performa. Ini juga menjadi sebuah kebanggaan sekaligus beban untuk saya," ujar Thoriq, dalam rilis resmi PT LIB, Jumat (21/12). . "Saya bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan rekan-rekan, karena menjadi wasit adalah pekerjaan utama saya," tambah wasit yang mulai memimpin pertandingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia pada 2012 itu. . Thoriq saat ini adalah salah satu wasit asal Indonesia yang sudah mengantongi lisensi FIFA. Di samping itu, dia juga menjadi satu-satunya wasit Indonesia yang masuk jajaran wasit elite AFC. . Pada musim ini, Thoriq tercatat memimpin 16 pertandingan Liga 1, serta dua kali bertugas sebagai fourth official. Dalam 16 pertandingan tersebut, total 59 kartu kuning dan tiga kartu merah keluar dari kantongnya. . "Wasit salah satu elemen penting dalam suatu pertandingan, jadi kita juga harus memberikan respek kepada mereka. Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan kualitas, bukan hanya Thoriq namun juga untuk wasit-wasit yang lain," kata Tigorshalom Boboy, COO PT LIB. . #liga1 #wasit #indonesia #afc #fifa #instagoal

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Pep Guardiola Yakin Bakal Jumpa Jose Mourinho Lagi
2. Manuel Neuer: Liverpool Rapuh
3. Bos Persija Ungkap Alasan Marc Klok Ke Rumahnya
4. Ini Alasan Zlatan Ibrahimovic Tolak AC Milan
5. Beppe Marotta: Pavel Nedved Sekarang Musuh Saya!
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup