PS Mojokerto Putra Kecolongan, Martapura FC Gugup

Selebrasi PSMP
GOAL/Abi Yazid
Pelatih PSMP dan arsitek Martapura FC tetap bersyukur mampu mendapatkan poin di laga perdana.

OLEH   DONNY AFRONI & ADITYA WAHYU PRATAMA

Kendati mencatat kemenangan 3-1 atas Madura FC di laga perdana Grup D 16 Besar Liga 2 2017 di lapangan Kodikal Bumimoro, Surabaya, kemarin, pelatih PS Mojokerto Putra, Redi Supriyanto, menilai masih ada kelemahan di sektor pertahanan.

Sempat tertinggal lebih dulu, PSMP akhirnya sukses menjebol tiga kali di babak kedua, masing-masing melalui M Rendra pada menit ke-50, Indra Setiawan (59) dan Djayusman Triasdi (73). Hasil ini menempatkan PSMP di puncak klasemen, mengingat Persiwa Wamena dan Martapura FC bermain imbang tanpa gol di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

SIMAK JUGA: CEO & Bendahara Cilegon United Diciduk KPK

“Pertandingan sangat bagus. Babak pertama kami kecurian gol, dan sempat drop. Mereka tahu kelemahan kami di sisi kiri. Mereka telat menutup crossing, dua bek tengah lengah, sehingga ada second striker masuk ke situ,” jelas Redi.

“Tanpa adanya striker, kami sempat mengalami kesulitan. Kami mencoba tempatkan Haris Tuharea di depan, ada perkembangan bagus di babak kedua sehingga tercipta tiga gol.”

SIMAK JUGA: Alfredo Mengaku Tak Mudah Kalahkan PSBS

Sedangkan Madura FC enggan menghadiri sesi jumpa wartawan pascalaga. Panitia pelaksana (panpel) sudah meminta pelatih Salahudin hadir, namun ditolak tanpa mengungkapkan alasannya.

Sementara itu, pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae mengaku kegagalan mendulang poin penuh disebabkan pemain mengawali pertandingan dengan gugup. Hal itu yang membuat mereka juga terlalu terburu-buru melakukan penyelesaian akhir. 

SIMAK JUGA: Jafri Sastra Resmi Latih Klub Liga 2

“Kami bersyukur dapat point pertama di babak 16 Besar ini. Apalagi menghadapi Persiwa yang merupakan juara dari Grup 8. [Tapi] Tidak bisa memaksimalkan peluang, dan terkesan terburu-buru,” ujar Frans dikutip laman Banjarmasin Post.

“Ada sekitar lima pemain yang tidak bermain secara maksimal, karena sedikit nervous. Apalagi ini laga pertama babak 16 besar. (gk-62)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup