Presiden RI Joko Widodo: Setop Kekerasan Di Sepakbola

Komentar
Jokowi menyatakan korban jiwa akibat fanatisme berlebihan yang berujung anarki sudah terlalu banyak.

Presiden RI Joko Widodo meminta agar kekerasan sepakbola yang dilandasi fanatisme berlebihan, sehingga memakan korban jiwa, tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi menyusul tewasnya suporter Persija Jakarta Haringga Sirila menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akhir pekan kemarin.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya suporter sepakbola Haringga Sirila saat hendak menyaksikan pertandingan Persib versus Persija di Stadion GBLA, Bandung, hari Minggu 23 September 2018,” demikian pernyataan Jokowi melalui akun Instagram-nya yang terverifikasi.

“Kejadian perkelahian antarsuporter seperti ini sudah terjadi untuk yang kesekian kalinya. Korban yang jatuh -- 16 korban jiwa dalam delapan bulan terakhir -- sudah sangat banyak.”

“Aksi-aksi kekerasan seperti itu harus segera dihentikan. Olahraga seharusnya menjadi ajang untuk mempertontonkan sportivitas, bukan ruang untuk menunjukkan fanatisme yang berlebihan, apalagi berujung anarki.”

Jokowi menambahkan, kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora), PSSI, dan kelompok-kelompok suporter harus duduk bersama dan berkomitmen untuk memastikan kejadian serupa tak berulang.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berkaitan dengan tewasnya suporter di Bandung, #PSSI akhirnya menyetop #Liga1 2018.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Korban Tewas Dikeroyok Di GBLA Diduga Suporter Persija
2. Lima Fakta Persib Bandung 3-2 Persija Jakarta
3. Florentino Perez Ungkap Alasan Jual Cristiano Ronaldo
4. Marcelo Lippi Pede Juventus Juara Liga Champions 2018/19
5. Daftar "Crazy Rich Asians" Di Sepakbola
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Keras, Uni Emirat Arab Kalahkan Qatar
Artikel Selanjutnya:
Soal Transfer Eden Hazard, Eks Presiden Real Madrid Singgung Perbudakan
Artikel Selanjutnya:
"Virus FIFA" Melanda, Liverpool Paling Merana
Artikel Selanjutnya:
Lautaro Martinez Bisa Jadi Penentu Derbi Della Madonnina
Artikel Selanjutnya:
Stefano Cugurra Senang Persija Jakarta Kantongi Lisensi Klub Profesional AFC
Tutup