Presiden Lyon Ragu Nabil Fekir Bakal Pindah Ke Liverpool Sebelum Piala Dunia 2018

Komentar()
Getty/Goal
Fekir merupakan salah satu pemain yang diyakini tengah menjadi incaran Liverpool pada musim panas.

Presiden Lyon Jean-Michel Aulas menilai transfer Nabil Fekir ke Liverpool takkan terwujud sebelum Piala Dunia 2018 digelar.

Fekir, 24, beberapa waktu lalu telah membantah bahwa dirinya semakin dekat untuk merapat ke Anfield sebagaimana ia justru mengonfirmasi ada pendekatan dari sejumlah klub.

Pemain internasional Prancis itu dikaitkan dengan kepindahan ke Liverpool untuk menjadi pengganti Philippe Coutinho, yang memilih hengkang ke Barcelona pada bursa transfer Januari kemarin.

Meski begitu, presiden Aulas menekankan bahwa ia tidak punya rencana untuk bertemu dengan pihak Liverpool dalam waktu dekat dan mengaku tidak terburu untuk menjual Fekir.

“Tidak ada informasi yang berkebalikan dengan apa yang saya katakan di waktu terakhir. Nabil Fekir punya masa lalu di Olympique Lyon. Dia punya masa depan,” kata Aulas kepada laman resmi klub.

“Kami selalu berusaha untuk memahami pemain. Kami mendengarkan mereka secara hati-hati. Saya akan melihat pertandingan malam nanti di mana dia [Fekir] bermain untuk tim Prancis [melawan Republik Irlandia]. Ini merupakan kebanggaan buat kami untuk memiliki talenta yang ikuti seleksi latihan.

“Kami mungkin akan tahu lebih lanjut setelah Piala Dunia. Namun untuk saat ini, dia masih berasal dari Lyon dan kami sangat bangga padanya.

“Saya tidak punya jadwal untuk bertemu dengan pemimpin Liverpool. Tidak ada ketergesaan sama sekali. Kami sangat santai. Jika Nabil ingin memainkan Liga Champions di Groupama Stadion tahun depan, kami akan senang.”

Di Lyon, Fekir masih terikat kontrak hingga Juni 2020.

Artikel dilanjutkan di bawah ini
LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Lima Pilar Persib Absen Hadapi Bhayangkara
2. Stefan De Vrij Konfirmasi Gabung Inter Milan
3. Egy Maulana Vikri Akui Butuh Adaptasi Lagi Di Timnas U-19
4. Barcelona B Terdegradasi Ke Divisi Tiga Spanyol
5. 20 Pemain Tersubur Dalam Sejarah Liga Champions

 

Tutup