Pihak Operator Sebut Ada Intimidasi Wasit Di Laga Borneo FC Kontra Bali United

Komentar()
Goal/Muhamad Rais Adnan
Pelanggaran tersebut membuat Borneo harus menjalani hukuman berat pada empat partai kandang mendatang.

OLEH   FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Laga Borneo FC dan Persib Bandung pada pekan ke-24 Liga 1 2017 akhirnya batal digelar tepat waktu, dari yang semestinya dihelat pada 16 September mendatang di Stadion Segiri, markas dari Borneo.

Hal itu tak lepas karena adanya hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI kepada Borneo. Hukuman tersebut merupakan buah dari pelanggaran yang dilakukan oknum pihak Borneo pada partai menjamu Bali United, Selasa (12/9) kemarin.

SIMAK JUGA - Dilarang Gelar Empat Laga Kandang, Borneo Ambil Sikap

Seperti diakui Tigorshalom Boboy selaku Chief Operation Officer dari PT Liga Indonesia Baru, wasit Rysbek Shekerbekov asal Uzbekistan mendapat intimidasi dari salah satu oknum klub berjuluk Pesut Etam.

"Ada tindakan intimidasi dari pihak Borneo kepada wasit asing yang memimpin jalannya pertandingan dan itu sudah masuk pelanggaran yang harus diterima oleh mereka," beber Tigor ketika dihubungi wartawan.

SIMAK JUGA - Laga Borneo Kontra Persib Batal Digelar Tepat Waktu

Partai antara Borneo dan Bali United sendiri berakhir imbang tanpa gol dan selepas pertandingan pelatih kepala Borneo Iwan Setiawan sempat mengeluhkan terkait kinerja wasit asing yang ia anggap buruk.

Borneo pun diberikan lampu hijau untuk melakukan banding atas hukuman yang telah dijatuhkan Komdis kepada mereka. Hukuman tersebut yakni tak boleh menggelar empat pertandingan kandang, dengan radius kurang dari 100km dari Samarinda.

 

Tutup