Persib Bandung Gagal Di Piala Presiden 2018, Umuh Muchtar: Ini Memalukan!

Komentar()
Pandu Persada
Umuh pun menegaskan tak melakukan intervensi soal pemain di Persib dalam dua tahun terakhir.

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Manajer tim Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, tak bisa menutupi kesedihannya melihat timnya gagal di Piala Presiden 2018. Persib yang menjadi tuan rumah grup A memang gagal melaju ke babak delapan besar, setelah mereka hanya mampu menempati posisi ketiga klasemen akhir grup.

Umuh menuturkan, hasil ini yang terparah dalam tiga tahun terakhir. "Kalau kemarin kita masih berjalan terus sampai akhir. Kalau sekarang belum apa-apa (sudah tersingkir), lebih parah ini. Sekelas Persib, baru kejadian seperti ini, itu sangat memalukan dan sangat menyakitkan. Untuk tim sekelas Persib, ini tidak pantas," kata Umuh, kepada wartawan.

Di samping itu, Umuh menegaskan dirinya tak melakukan intervensi soal pemain terhadap pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez. Dia pun memilih untuk tak duduk di bench pemain saat pertandingan, meski sanksi terhadap dirinya telah dicabut oleh PSSI. 

"Sudah dua tahun saya tidak ikut memaksakan pemain. Sekelas (Makan) Konate saja ditolak. Biar Bobotoh tahu, sehingga tidak Umuh Muchtar, Umuh Muchtar, terus," bebernya.

"Sekarang kenapa saya tidak turun ke bench? Tidak mau saya, harus jelas dulu. Pelatih juga dengan saya cuma halo-halo saja, tidak pernah ada komunikasi apa-apa. Si (Fernando) Soler juga tidak pernah, dan saya juga tidak mau. Nanti dikira saya intervensi," tambahnya.

"Selama ini saya tidak ada wewenang apa-apa, jadi saya cuma lihat saja. Saya mau melihat sampai di mana ini pelatih dan mau ke mana ini Persib," ujarnya.

Di sisi lain, Gomez memang sebelumnya pernah mengungkapkan dirinya butuh waktu untuk membangun Persib menjadi tim yang solid. Menurut pelatih asal Argentina itu, setidaknya butuh waktu enam bulan untuk membentuk tim yang tangguh.

Tutup