Perseru Serui Tatap Duel Kontra Sriwijaya FC

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Wanderley meminta pemain agar tidak terlalu memikirkan hasil imbang di kandang.


LIPUTAN   PAUL BAKA     DARI   SERUI   

Perseru Serui tidak ingin terlalu lama meratapi kegagalan mendulang angka penuh di kandang setelah ditahan PS TIRA tanpa gol di Stadion Marora, Rabu (24/10) sore WIB, dan fokus menatap duel melawan Sriwijaya FC pada pekan depan.

Pelatih Wanderley Junior mengatakan, Perseru tidak ingin mengibarkan bendera putih, dan yakin menebus kegagalan di kandang dengan hasil positif saat melakukan laga tandang. Ia meminta pemain agar tidak terlalu memikirkan hasil yang diraih hari ini.

“Hasil memang tidak sesuai dengan harapan, tapi kami harus menerimanya dengan baik. Kami harus kepala dingin untuk memperbaiki diri di pertandingan berikutnya,” ujar Wanderley.

“Saya melihat ada beberapa hal positif, pemain bisa disiplin mempertahankan posisi. Kami tetap harus evaluasi, karena masih ada pertandingan yang harus kami maksimalkan untuk ambil poin di luar melawan Sriwijaya FC.”

“Ini akan menjadi pertandingan yang seru. Kami harus tetap percaya bisa mengalahkan Sriwijaya FC di sana, itu tidak mustahil. Pemain juga jangan terlalu memikirkan hasil sebelumnya.”

Tekad serupa disampaikan Samuel Reimas. Kiper Perseru ini menegaskan, pemain akan tampil lebih fight di laga berikutnya setelah gagal mendapat poin penuh di kandang.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Ini hasil yang positif bagi tim, dan kami sudah berusaha keras. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk pertandingan berikut agar lebih fight lagi di pertandingan berikut supaya mendapatkan hasil sempurna tiga poin untuk membantu tim lolos dari degradasi,” imbuh Reimas. (gk-72)

 

View this post on Instagram

Sepuluh Konstestan Liga 1 Dapat Lisensi Klub Profesional AFC PSSI secara resmi mengumumkan klub Liga 1 yang mendapatkan lisensi profesional AFC musim ini. Hanya sepuluh dari 18 kontestan yang mengantongi lisensi tersebut. Namun, dari jumlah tersebut hanya tiga klub yang mendapatkan lisensi tanpa catatan penting yakni Arema FC, Persib Bandung, dan Persija Jakarta. Mereka semua sudah memenuhi semua aspek yang dinilai AFC. Kepala Departemen Lisensi Klub PSSI, Tigorshalom Boboy, menjelaskan proses lisensi tersebut sudah dimulai sejak April lalu. Semua kontestan Liga 1, mengirimkan dokumen ke AFC CLAS (Club Licensing Administration System). "Per 15 Oktober, Bali United, Bhayangkara FC, Borneo FC, dan Persipura Jayapura. Mereka sudah memenuhi 33 kriteria A, tapi belum dengan kriteria B. Artinya ada tujuh klub mendapat lisensi," kata Tigor di Jakarta, Selasa (23/10). Sementara tiga klub lainnya yaitu PSM Makassar, Madura United, dan Barito Putera, memperoleh lisensi setelah mengajukan banding. Kesempatan banding tersebut diberikan telah ditutup 18 Oktober lalu. Akan tetapi, Tigor menjelaskan bukan ketiga klub tersebut saja yang mengajukan banding ke Komite Banding Lisensi. Melainkan Persib juga turut mengambil langkah serupa. "Banding Persib berbeda dengan tiga klub itu. Apapun, Persib banding atau tidak, tidak memengaruhi lisensi yang diterima. Persib sempurna di 33 kriteria A, 8 kriteria B dan itu sudah dipenuhi," ujarnya. "Kami di departemen tidak bisa sampaikan kekurangan karena aturannya itu. Kriteria C itu sebenarnya tidak wajib. Bisa ditanyakan langsung karena klub langsung bisa menyampaikan," tambahnya. #liga1

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Satu-Satunya Kesalahan Ronaldo Adalah Gabung Juventus
2. Performa Fenomenal Mesut Ozil Bungkam Peragu
3. Arsene Wenger Gantikan Gennaro Gattuso Di AC Milan?
4. Guus Hiddink Pantau Pemain Di Piala Asia U-19 2018
5. Liga Champions: Sepuluh Topskor Sepanjang Masa Di Fase Grup
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup