Persebaya Surabaya Dapat 'Happy Ending' Di Bukan Laga Terbaik

Komentar()
Aditya Wahyu Pratama
Djanur menyebutkan Persebaya pernah bermain lebih baik dibandingkan saat mengalahkan PSIS.

Kendati merasa senang menuntaskan akhir musim dengan kemenangan 1-0 atas PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) kemarin, pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menilai performa anak asuhnya tidak dalam kondisi terbaik.

Fandi Eko Utomo tampil sebagai bintang setelah mencetak gol tunggal kemenangan yang membuat Bonek berteriak kegirangan. Walau begitu, Djadjang menilai Persebaya seharusnya bisa menang lebih dari satu gol.

“Saya pikir ini adalah happy ending dari rangkaian pertandingan demi pertandingan. Kami bersyukur mendapatkan tiga poin dari pertandingan yang cukup ketat,” ujar Djanur, sapaan Djadjang.

“Ini bukan pertandingan terbaik kami, karena banyak peluang yang terbuang. Kami sebelumnya pernah bermain lebih baik dari ini di GBT. Saya kira setelah laga away yang berat melawan PSMS [Medan], ada rasa kekelahan.”

Di lain sisi, Djanur memuji penampilan PSIS yang memberikan perlawanan sengit, meski mendapat tekanan dari Bonek di tribune. Menurutnya, Mahesa Jenar berhasil membuat Persebaya kerepotan.

“Kami respek kepada PSIS, karena mereka membuat pertandingan ini cukup alot dengan permainan yang cenderung bertahan. Mereka cukup merepotkan kami,” ucap mantan arsitek Persib Bandung itu.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Daftar Peringkat Ballon D'Or 2018
2. Bos PSM: Saya Makin Mengerti 'Permainan' Sepakbola
3. Gonzalo Higuain Kembali Berkostum Juventus?
4. The Jakmania Siap Bantu Bersih-Bersih Stadion GBK
5. Siapakah Brahim Diaz? Youngster Man City Menuju Real Madrid
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
Arema FC Perpanjang Kontrak Alfin Tuasalamony Dua Musim
Artikel Selanjutnya:
Aqil Savik Ingin Berkontribusi Lebih Untuk Persib Bandung
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW La Liga Spanyol: Levante - Barcelona
Artikel Selanjutnya:
Pavel Nedved: Beppe Marotta Tak Pernah Jadi Juventino
Artikel Selanjutnya:
Tundukkan Persekabpas Pasuruan, Bali United Lolos 32 Besar Piala Indonesia
Tutup