Penalti Perseru Serui Bikin Mental Pemain Persela Lamongan Turun

Komentar()
Kendati demikian, Aji mengaku penampilan anak asuhnya tidak seperti di sejumlah laga sebelumnya.


LIPUTAN   PAUL BAKA     DARI   SERUI   

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso menilai hadiah penalti untuk Perseru Serui turut memberikan pengaruh terhadap performa anak asuhnya ketika dikalahkan dengan skor 2-0 di Stadion Marora, Sabtu (13/10) sore WIB.

Menurut Aji, Persela sempat memperlihatkan performa bagus di babak pertama, namun permainan mulai berubah ketika wasit menganggap Gian Zola melakukan pelanggaran terhadap Yohanis Nabar di kotak terlarang. Eksekusi penalti Omar 'Mazinho' Dos Santos Filho akhirnya membawa Perseru unggul lebih dulu di menit ke-20.

“Kami lepas dari target, karena kami menargetkan satu poin di sini. Kami banyak mendapat peluang di babak pertama. Tapi gol penalti membuat mental anak-anak sedikit turun,” ucap Aji.

“Tapi secara keseluruhan, permainan Persela tidak sepertinya biasanya. Anak-anak berada sedikit di bawah performa, tidak seperti di beberapa pertandingan sebelumnya.”

Sementara bek Eky Taufik menyatakan, Persela harus bisa bangkit di pertandingan selanjutnya, mengingat sejumlah klub di papan bawah mulai menggeliat. Menurutnya, jarak poin dengan papan tengah tidak terlalu jauh. Hasil buruk dapat membuat Persela dikejar tim papan bawah.

“Kami sudah berjuang di pertandingan ini, dan kami akan berjuang lagi di pertandingan selanjutnya, meraih tiga poin, dan memperbaiki posisi. Apalagi sekarang [jarak poin] di klasemen makin tipis,” ucap Eky.

 

View this post on Instagram

PSSI: Pemanggilan Pemain Berdasarkan Regulasi FIFA Bukan Ancaman . PSSI menegaskan tidak ada ancaman dalam pemanggilan pemain ke timnas Indonesia. Ini untuk menyanggah komentar manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat yang menyatakan hal tersebut. . Sebelumnya, Ucok menyampaikan ada pemain Sriwijaya FC yang takut bila tak memenuhi panggilan timnas Indonesia. Adanya ancaman dari federasi sepakbola nasional tersebut yang jadi penyebabnya. . Namun, kepala hubungan media dan promosi digital PSSI, Gatot Widakdo, menjelaskan tata cara pemanggilan pemain sudah sesuai dengan ketentuan. Maka dari itu, ia merasa bingung dengan klaim Ucok tersebut. . "Soal pemanggilan pemain timnas. sesuai regulasi FIFA. Setiap klub punya kewajiban melepas pemain pada setiap laga FIFA match day, jadi inilah dasar pemanggilan pemain bukan ancaman," kata Gatot kepada Goal Indonesia. . "Kedua soal jadwal kompetisi Liga. Ini semua yang membuat operator liga bukan PSSI. Jadi, merekalah yang mestinya menyesuaikan jadwal laga liga dengan FIFA match day," imbuhnya. . Berdasarkan Pasal 36 ayat 2 Statuta FIFA soal regulasi transfer dan status pemain, memang disebutkan klub dan pemain harus menghormati panggilan dari federasi. Asalkan, agenda tersebut masuk dalam kalender resmi FIFA. . Merujuk dengan statuta yang sudah disebutkan, PSSI punya landasan yang kuat memanggil pemain Sriwijaya FC. Mengingat, uji coba timnas Indonesia di bulan Oktober ini semuanya masuk dalam kalender FIFA. . Tercatat ada tiga pemain Laskar Wong Kito yang diajak saat timnas Indonesia mengalahkan Myanmar tiga gol tanpa balas, beberapa hari lalu. Mereka adalah Zulfiandi, Alberto 'Beto' Goncalves, dan Esteban Vizcarra. . Akan tetapi, pada laga uji coba melawan Hong Kong, 16 Oktober nanti, tenaga Vizcarra tak lagi digunakan. Tapi ada pemain Sriwijaya FC lainnya yang dipanggil ke timnas, yakni Marckho Sandy Merauje. Tampaknya ini lantaran tim pelatih skuat Garuda masih butuh untuk melihat lebih jauh pemain yang bisa bermain di posisi bek sayap.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Satu Syarat Messi Bisa Juara Piala Dunia 2022
2. Pesan Tegas Bos Persib Bandung
3. Bonucci: Pindah Ke Milan Keputusan Buruk
4. Akhiri Konflik Dengan Mourinho, Pogba Harus Hengkang
5. Jorginho, Higuain & Rekrutan Anyar Terbaik Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
PSSI Puas Dengan Kinerja Bima Sakti
Artikel Selanjutnya:
Timnas Indonesia U-19 Harus Lupakan Kemenangan Atas Cina Taipei
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Arema FC 3–1 Bali United
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Ligue 1 Prancis: Paris Saint-Germain - Amiens
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW La Liga Spanyol: Barcelona - Sevilla
Tutup