Terence Kongolo secara resmi mengakhiri karier profesionalnya. Hal itu diumumkan oleh bek berusia 32 tahun tersebut melalui media sosialnya.
“Hari ini akhirnya saya menyadari, perjalanan ini telah berakhir,” tulis Kongolo. “Saya sangat bersyukur atas segala hal yang telah diajarkan oleh permainan indah ini kepada saya.” Selanjutnya, ia mengenang momen-momen paling istimewa dalam kariernya.
Di akhir tulisannya, Kongolo mengatakan: “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pelatih, dari setiap tim tempat saya bermain. Hal yang sama berlaku untuk semua rekan setim selama bertahun-tahun, keluarga, teman, dan terakhir para pendukung yang telah mendukung saya selama berbagai fase perjalanan saya. Terima kasih.”
Kongolo telah terikat kontrak dengan klub Georgia, FC Iberia 1999, sejak Februari. Sebelumnya, ia sempat tanpa klub setelah kontraknya dengan NAC Breda diputus. Bersama Iberia, Kongolo tampil dalam satu pertandingan.
Kongolo melakukan debutnya pada 2012 di tim utama Feyenoord. Pada akhirnya, ia bermain dalam 138 pertandingan resmi untuk klub asal Rotterdam tersebut.
Kemudian ia juga bermain untuk AS Monaco, Huddersfield Town, Fulham, Le Havre AC, Rapid Wien, NAC, dan tentu saja Iberia. Transfer termahal yang pernah dilakukannya terjadi pada 2018, saat Huddersfield membelinya dari Monaco seharga dua puluh juta euro.
Kongolo melakukan debutnya di tim nasional Belanda pada Mei 2014. Sebulan kemudian, ia juga masuk dalam skuad Oranje di Piala Dunia 2014. Ia hanya tampil sekali di turnamen tersebut. Secara total, pemain kidal ini tampil dalam empat pertandingan internasional.
