Pemain Ke Timnas Indonesia, Arema FC Ajukan Pengunduran Jadwal

Komentar()
Abi Yazid
Sementara Petrovic tetap menyiapkan tim sesuai jadwal laga di tengah keterbatasan pemain.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Manajemen Arema FC berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) merevisi tiga pertandingan Singo Edan setelah empat pemainnya dipanggil memperkuat timnas Indonesia untuk laga uji coba melawan Mauritius.

Manajer umum Ruddy Widodo menyatakan, tiga laga yang diajukan agar diundur satu hari adalah melawan Persib Bandung, Madura United, dan Persipura Jayapura. Menurut Sudarmaji, pemain yang dipanggil ke timnas merupakan penggawa penting Arema.

“Kami meminta tiga pertandingan untuk diundurkan sehari, melawan Persib dari tanggal 13 September menjadi 14 September, kemudian juga melawan Madura dan Persipura,” ujar Ruddy.

“Waktu selisih uji coba timnas dengan pertandingan Arema hanya dua hari. Kami meminta pertimbangan ini ke operator, karena kami cukup banyak kehilangan pemain.”

“Surat oleh manajemen sudah dikirimkan sejak Kamis, dan kami hingga hari ini [kemarin] masih menunggu hasilnya seperti apa. Kami berharap ada revisi jadwal.” 

Di lain sisi, pelatih Milan Petrovic tetap menyiapkan pemain untuk pertandingan sesuai jadwal, sekalipun harus kehilangan Bagas Adi Nugroho, Alfin Tuasalamony, Hanif Sjahbandi dan Dedik Setiawan.

Petrovic juga mengindikasikan bakal menyimpan Arthur Cunha, kendati sang pemain sudah menyatakan siap diturunkan melawan Persib. Menurut Petrovic, ia hanya menyiapkan pemain dengan kondisi bagus.

“Kami tetap berusaha mencari solusi di tengah stok pemain yang pas-pasan di posisi stopper dan penyerang. Sekarang bukan saatnya ribut tentang siapa yang dimainkan. Saya harus menurunkan pemain yang benar-benar siap,” tegas Petrovic.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Arthur sudah bilang ke saya, dia siap untuk dimainkan. Tapi, sangat berisiko jika kami mainkan, mungkin dia akan main saat lawan Madura. Jika ingin menang, kami butuh pemain dalam kondisi yang sangat siap.” (gk-48)

 

View this post on Instagram

Negosiasi Kontrak Luis Milla Mandek? Goal Indonesia memahami, rencana perpanjangan kontrak Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia terancam buyar. Setelah kegagalan Indonesia di babak 16 besar Asian Games dari Uni Emirat Arab dua pekan lalu, PSSI memutuskan untuk memberi tawaran kontrak baru kepada Milla. Pelatih asal Spanyol itu diberi perpanjangan satu tahun dengan target menjuarai Piala AFF serta memenangi medali emas SEA Games 2019. PSSI tinggal menunggu respons dari perwakilan Milla untuk kesepakatan perpanjangan kontrak. Sempat dikabarkan pula, pelatih asal Spanyol itu akan datang ke Indonesia Jumat (7/9) ini untuk membicarakan negosiasi secara langsung. Namun, hingga menjelang Jumat tengah malam tidak ada tanda-tanda kedatangan Milla. Exco PSSI sendiri terbelah dua dalam menilai kinerja Milla selama 18 bulan menangani Merah-Putih. Milla hanya memenangi enam suara anggota Exco yang setuju jabatannya dipertahankan, sedangkan empat di antaranya menolak. Tiga anggota Exco lainnya memilih abstain. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi kabarnya juga memilih untuk mempertahankan Milla. Alasan penolakan perpanjangan kontrak adalah karena Milla dianggap tidak berhasil menepati target yang dicanangkan PSSI, kerap melakukan pemilihan pemain yang sulit dipahami, serta keengganan sang pelatih untuk belajar bahasa Indonesia atau setidaknya mencoba berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Salah satu faktor lain yang menjadi pertimbangan utama adalah besarnya nilai gaji Milla. Dibandingkan dengan nilai kontrak yang didapat Alfred Riedl selaku pelatih timnas sebelumnya, gaji Milla berkali-kali lipat jumlahnya. Sebuah media Vietnam melansir, pelatih 52 tahun itu mengantungi bayaran bulanan US$160 ribu. Dengan kurs saat ini, jumlah itu mencapai kisaran Rp2,3 milyar. Sementara, Riedl menerima gaji pada kisaran angka Rp150-200 juta per bulan. Tidak diketahui apakah ada peningkatan nilai kontrak baru Milla, tetapi PSSI mencoba menaikkan posisi tawar dengan mengajukan sejumlah syarat kepada sang pelatih. Di antaranya, keharusan belajar bahasa serta lebih aktif dalam sejumlah program pengembangan sepakbola dan komunikasi dengan klub.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Liga Negara UEFA
2. Terungkap, Gaji Mewah Cristiano Ronaldo Di Juventus
3. Indonesia U-16 Pukul Telak Felda United U-17
4. Pintu Timnas Jerman Tertutup Bagi Mesut Ozil
5. Ronaldo & 20 Bintang Serie A Bergaji Terbesar
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup