Pelatih Perseru Serui: Lini Belakang Bali United Mudah Panik

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Putu Gede mengaku bersyukur PSMS telah membuka kelemahan Bali United, sehingga bisa dimanfaatkan Perseru.


LIPUTAN   ALDIV ALFASERA     DARI   BALI   

Pelatih Perseru Serui I Putu Gede menilai lini belakang Bali United mudah panik ketika menghadapi tekanan, sehingga tim besutannya bisa memanfaatkan kondisi itu untuk bermain imbang 1-1 di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (7/4) malam WIB.

Putu Gede mensyukuri raihan satu angka di kandang lawan setelah mereka sempat dipecundangi PSM Makassar di Stadion Marora pada laga sebelumnya. Menurut Putu Gede, ia sudah melihat kelemahan Bali United berdasarkan duel melawan PSMS Medan.

“Pertandingan ini luar biasa, tapi sudah sesuai yang kami persiapkan di Serui dalam tiga kali latihan. Kami menang antisipasi dengan baik permainan Bali United,” kata Putu Gede.

“Lini belakang Bali United saya lihat panikan, terutama di menit awal. Makanya kami dapat peluang tadi. Situasinya itu persis ketika mereka melawan PSMS Medan. Kami bersyukur belajar dari Medan. Mereka ditekan, lalu panik.”

Kendati demikian, ia menilai performa Perseru masih perlu diperbaiki agar bisa mendapatkan hasil bagus pada laga berikutnya. Ia menilai mental pemain mudah jatuh saat tertinggal, walau akhirnya bisa bangkit.

“Saat kami ketiggalan, sedikit ada koordonasi dan disiplin yang kurang bagus. Tapi ini sudah sesuai dengan keinginan coach Widodo [Cahyono Putro], kami katanya harus bekerja keras dan itu kami lakukan,” ujar legendaris Persebaya Surabaya ini.

Sementara kapten tim Silvio Escobar menilai pertandingan berjalan seru, ketat dan cepat. Escobar mengaku rekan-rekannya telah bekerja cukup keras demi mendapatkan poin. Escobar menampik anggapan pemain Perseru sengaja mengulur waktu dengan berpura-pura cedera.

“Kami kram, bukan strategi. Tensi pertandingan sangat tinggi. Dari mulai sampai akhir kami bekerja keras. Kami tahu bagaimana Bali United jika main di kandang sendiri, susah sekali mencuri poin. Tapi kami bawa satu poin ke tanah Papua. Susah, tapi kami berhasil. Saya senang bisa cetak gol,” imbuhnya. (gk-67)

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Persib Tidak Butuh Firman Utina
2. Sikat Man City, Klopp: Tak Ada Pemain Saya Yang Berjoget Usai Laga
3. Pep Guardiola Terima Kekalahan Dari Liverpool
4. Komdis PSSI Larang Nick Van Der Velden Main Dua Kali
5. Persib Kena Denda Rp100 Juta

Artikel Selanjutnya:
Tiga Pemain Persib Bandung Pergi Ke Tanah Suci
Artikel Selanjutnya:
Inter Milan Segera Gelar Negosiasi Kontrak Baru Milan Skriniar
Artikel Selanjutnya:
Joko Driyono Minta Jadwal Ulang Panggilan Satgas Anti Mafia Bola
Artikel Selanjutnya:
Persipura Jayapura Kembali Pilih Pelatih Asing
Artikel Selanjutnya:
RESMI: Kiper Real Madrid Kiko Casilla Gabung Leeds United
Tutup