Paul Merson Dukung Penjualan Wembley Dan Minta FA Investasi Ulang Pada Perkembangan Sepakbola Usia Dini

Komentar()
Getty Images
Stadion Wembley telah ditawar oleh pemilik klub NFL Shahid Khan dan Merson menyebut itu sebagai tawaran fantastis untuk abad ini.

Paul Merson menilai setiap orang akan setuju dengan prospek penjualan Wembley ke pengusaha sekaligus pemilik klub NFL Jacksonville Jaguars, Shahid Kahn, yang juga memiliki klub sepakbola Fulham.

Federasi Sepakbola Inggris (FA) pada Kamis (26/4) kemarin telah menerima tawaran dari Khan, yang ditaksir mencapai angka £800 juta, dengan £500 juta di antaranya kemudian akan diinvestasikan untuk membantu perkembangan sepakbola usia dini.

Meski nanti Wembley telah dijual, stadion bersejarah tersebut tetap bisa dipakai tim nasional Inggris untuk berlaga dan Merson menyebut tawaran dari Khan tersebut merupakan penawaran fantastis abad ini.

“Saya pikir ini adalah ide yang bagus, dan hal utamanya adalah perkembangan usia dini,” kata Merson di program acara The Debate di Sky Sports. “Ini memenuhi semua syarat. Saya pikir ini adalah tawaran terbaik abad ini untuk FA.

“Kita bisa memiliki 1.5000 lapangan artifisal [dengan penjualan Wembley], namun apakah kita akan menjadi satu-satunya negara yang mengenakan biaya untuk orang-orang yang ingin memakainya? Kalian tentu berharap itu akan gratis. Saya tidak merasa ada banyak negara yang memintamu membayar untuk bermain di lapangan.

“Dengan musim dingin yang buruk di sini, kita bisa melewati delapan pekan tanpa bermain [sepakbola] dan selama periode tersebut, itu sudah cukup untuk mengalihkan fokus ke hal lain.

“Saya pikir ini akan mendongkrak kembali nama FA. Ini memberi publik kesempatan untuk mendukung mereka. Dengan obesitas yang melanda negara ini, itu harus diubah, dan olahraga nasional kita adalah sepakbola.

“Satu-satunya maslaah buat saya adalah, ketika Inggris bermain di Wembley dan itu nantinya dinamai Taco Bell Stadium. Itu adalah cara Anda untuk mendapatkan kembali uang Anda dengan menjual hak penamaan stadion.

“Itu tidak aneh. Saya tidak merasa akan ada banyak orang yang menentangnya. Ini tawaran bagus, FA tetap di sana dan Inggris tetap bisa memainkan laga di sana," tutup Merson.

Wembley merupakan milik FA sejak stadion itu rampung dibangun ulang pada 2007 silam. 

Jika penjualan itu benar-benar terjadi, kemudian tim Jaguars milik Khan berpotensi pindah ke London secara permanen, meski Fulham yang ia miliki memiliki kecil kemungkinan untuk pindah markas.

Artikel dilanjutkan di bawah ini
LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Alasan Roman Pavlyuchenko Tolak Indonesia
2. AFC Bedah Pergerakan Riko Simanjutak & Rezaldi Hehanussa
3. RESMI: Indra Sjafri Kembali Tukangi Indonesia U-19
4. Wasit Michael Oliver Buka Suara Soal Insiden Gianluigi Buffon
5. Barisan Bintang Yang Terancam Lewatkan Piala Dunia 2018

 

Tutup