Berita Live Scores
Liga 1

Nilmaizar Kalem Nasibnya Di Ujung Tanduk

10.35 WIB 03/10/17
Nil Maizar - Semen Padang
Nil juga mengungkapkan absennya Irsyad dan Novan memberikan pengaruh terhadap performa Semen Padang.

OLEH   DONNY AFRONI & MUHAMMAD SHOLIHIN

Kegagalan Semen Padang mendulang angka di empat pertandingan berturut-turut ditanggapi dingin Nilmaizar, dan menganggap pemecatan merupakan risiko bagi seorang pelatih.

Semen Padang menggenapi empat laga dengan kekalahan setelah dibekap PSM Makassar 4-0 di Stadion Andi Mattalatta, Senin (2/10) malam WIB. Nil mengatakan, urusan pemecatan pelatih merupakan hak manajemen klub.

SIMAK JUGA: Rene Alberts Rahasiakan Resep Kemenangan PSM

“Saya kira itu normal. Kita lihat [pelatih Bayern Munich] Carlo Ancelotti yang dipecat setelah kalah. Claudio Ranieri dipecat setelah membawa Leicester City juara Liga Inggris,” ujar Nil.

“Itu sudah risiko pelatih. Memecat pelatih menjadi hak klub. Saya sekarang hanya fokus memikirkan pertandingan berikutnya. Mudah-mudahan kami meraih hasil bagus di kandang [melawan Madura United].”

SIMAK JUGA: PSM Gasak Sepuluh Pemain Semen Padang

Mengenai kekalahan dari PSM, Nil mengakui absennya Irsyad Maulana dan Novan Sasongko memberikan pengaruh, di samping kartu kuning kedua yang didapat Cassio de Jesus.

“Saya akui absennya dua pemain ini memberikan dampak bagi tim. Di 30 menit pertama Semen Padang bermain bagus. Tapi setelah gol Pavel [Purishkin], semua berubah, sehingga kami juga kurang fokus, meskipun sempat memberikan perlawanan,” jelas Nil.

“Babak kedua kami main dengan sepuluh pemain, ini memberikan dampak yang besar buat tim.”

SIMAK JUGA: PREVIEW: PSM - Semen Padang

Sementara salah satu penggawa Semen Padang Ibrahim Sanjaya mengungkapkan kekecewaannya dengan kekalahan itu. Ibrahimmenilai wasit terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. 

“”ami sudah berjuang, namun kami kecewa dengan keputusan wasit. Wasit terlalu cepat memberikan peringatan. Tapi kami akui PSM bermain bagus,” katanya. (gk-69)