“Mungkin Dia Ingin Mandi” - Asnawi Mangkualam Bahar Tinggalkan Bangku Cadangan

안산 아스나위 김길식 감독
한국프로축구연맹
Gil-sik menilai Asnawi mampu memberikan ancaman berbahaya, meski performa tim secara keseluruhan tidak bagus di babak pertama.

Pelatih Ansan Greeners Kim Gil-sik enggan berpolemik terhadap sikap Asnawi Mangkualam Bahar yang meninggalkan bangku cadangan ketika pertandingan melawan Bucheon 1995 di Stadion Bucheon, Sabtu (17/4) masih berlangsung.

Dalam pertandingan yang dimenangi Ansan dengan skor 1-0 itu, Asnawi ditarik keluar pada menit ke-66, dan digantikan Lee Jae-hyuk. Performa Asnawi cukup mengesankan di laga ini, dan mampu menciptakan tiga peluang.

Ketika ditarik keluar, Asnawi terlihat kelelahan, mengingat pertandingan berlangsung di tengah tiupan angin yang kencang. Asnawi sempat beristirahat sejenak, dan meninggalkan bangku cadangan menuju ruang ganti pada menit ke-80.

Sikap Asnawi meninggalkan bangku cadangan menarik perhatian media Korea Selatan yang menganggap aksi itu tidak lazim. Media menanyakan masalah tersebut kepada Gil-sik dalam sesi jumpa wartawan, namun sang pelatih enggan berpolemik. Apalagi Asnawi ikut berfoto bersama tim selepas pertandingan untuk merayakan kemenangan.

“Saya tidak melihat itu. Mungkin dia kedinginan, atau mungkin dia ke kamar ganti untuk mandi, dan berganti pakaian. Saya tidak melihat itu secara jelas,” ujar Gil-sik dikutip laman Sports-G.

안산 아스나위

Sedangkan mengenai keputusannya menerapkan skema 3-4-3 dengan menjadikan Asnawi sebagai penyerang sayap, Gil-sik mengutarakan, formasi itu dipakai untuk mengimbangi agresivitas Bucheon.

“Ketika bermain di Piala FA yang diselesaikan dengan perpanjangan waktu, mereka bermain lebih menyerang. Saya pikir, kami akan mudah kebobolan jika menerapkan permainan bertahan (memakai empat bek),” beber Gil-sik.

“Untuk mengimbangi permainan agresif mereka, saya menerapkan permainan menyerang supaya mereka juga mendapat tekanan. Walau permainan tim secara keseluruhan tidak terlalu bagus di babak pertama, Asnawi masih bisa memberikan umpan silang yang berbahaya.”

Dalam kesempatan yang sama, Gil-sik menilai performa Asnawi mengalami pengembangan, meksi diakui masih harus ditingkatkan lagi. Gil-sik menyebutkan, ia menyiapkan Asnawi di dua posisi pada masa mendatang.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Dia masih dalam tahap adaptasi. Walau sedang adaptasi, determinasi dan pergerakannya sangat bagus, dan tidak jauh beda dengan pemain Korea. Jika dia bisa meningkatkannya lagi secara detail dan benar, dia akan bermain dengan baik di posisi penyerang sayap atau bek sayap,” jelas Gil-sik.

Kemenangan tipis atas Bucheon ini mengangkat posisi Ansan Greeners ke peringkat tiga klasemen sementara dengan koleksi nilai 11 dari tujuh pertandingan. Ansan terpaut empat angka dari pemuncak klasemen Daejon Hana Citizen.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Tutup