Mimpi Buruk Derbi Bisa Berbuntut Panjang Untuk Manchester City

Komentar()
Manchester City Manchester United Premier League Fight
Getty
City sedianya bisa merayakan gelar liga pada akhir pekan kemarin, namun untuk kali kedua dalam beberapa hari terakhir mereka justru menelan kekalahan.


OPINI   SAM LEE     PENYUSUN   ADHE MAKAYASA    

Semuanya berjalan sesuai rencana untuk Manchester City. Oke, mereka melewatkan sejumlah kesempatan untuk memimpin 3-0 atas rival sekotanya Manchester United, juga berjarak 45 menit dari menyegel gelar juarar Liga Primer Inggris.

“This Is How It Feels” oleh Inspiral Carpets, sebuah lagu yang kerap dinyanyikan fans United untuk menghantui City, dikumandangkan keras-keras lewat audio sistem saat kedua tim berada di lorong. Sekarang, itu adalah lagunya City, ini juga liga mereka.

Cuplikan kemenangan telak 5-0 mereka atas Liverpool di awal musim ini dimainkan di layar raksasa Etihad Stadium, perhatian pun mulai mereka ubah ke leg kedua babak delapan besar Liga Champions melawan klub Merseyside tersebut.

United hanya dipandang sebelah mata. Semua momentum mengarah ke City. Liga Primer dianggap usai, dengan tujuan berikutnya adalah comeback di Liga Champions. Saatnya berpesta.

Dan kemudian ini semua berakhir keliru. Paul Pogba, pemain yang diklaim ditawarkan ke City pada Januari kemarin oleh agennya, mencetak gol dalam rentang waktu 97 detik untuk membawa United kembali ke permainan. Dia pantas dikritik atas penampilan setengah hatinya di musim ini, dan penampilannya juga tidak baik di babak pertama, namun dari sana dia mulai bangkit.

Tim yang ia perkuat mengikuti kebintangannya, dan mereka berhasil. Chris Smalling, yang terlihat tak berdaya menghadang gol pembuka Vincent Kompany, sekarang gantian menghantuinya setelah meneruskan bola memanfaatkan tendangan bebas Alexis Sanchez.

Pep Guardiola, yang mencadangkan sejumlah pemain andalannya di bangku cadangan dengan fokus pada laga Selasa esok, justru tidak mendapati reaksi dari timnya dan ia lantas mulai berbenah. Kevin De Bruyne dan Gabriel Jesus ia masukkan, disusul Sergio Aguero tak lama kemudian.

Namun itu tidak cukup.

Di akhir babak pertama, dua peluang yang gagal dimanfaatkan Raheem Sterling merupakan hal yang mengecewakan dari sudut pandang City, namun itu sempat terlihat tidak penting karena timnya sudah memimpin dua bola. Akan tetapi, berkat comeback yang kemudian dihasilkan United, kesalahan tersebut terbukti fatal.

Itu memang tidak mencederai harapan City meraih gelar seutuhnya, namun kekalahan ini akan membekas selamanya dalam kenangan untuk segala alasan.

Ya, City masih bisa memenangkan gelar liga, selagi kekalahan ini memaksa mereka untuk meraih dua kemenangan untuk setidaknya mewujudkan itu, padahal mereka bisa melakukannya kemarin.

Seandainya David de Gea tidak menepis sundulan Aguero di menit-menit akhir, dan Sterling bisa mengonversi peluang di tiang dekat, City setidaknya bakal memetik hasil imbang, membuka kesempatan mereka untuk menjuarai liga di Wembley pada akhir pekan depan.

Chris Smalling Paul Pogba Manchester City Manchester United Premier League

Mereka juga punya klaim penalti, namun menimbang kesalahan yang mereka buat sendiri, ini sulit untuk mengeluhkan soal wasit.

Dan bagaimana soal Selasa nanti? City memang tidak memiliki garansi untuk membalikkan ketertinggalan 3-0 sekali pun mereka juara pada akhir pekan kemarin, namun sekarang momentumnya seakan telah hilang.

Mereka juga tidak memiliki garansi untuk tidak tereliminasi setelah ini, tapi pekerjaan yang mereka miliki juga tidak lebih mudah.

Terlepas itu, mereka kini kebobolan tiga gol di babak pertama dari dua partai terakhirnya, yang merupakan dua laga terbesar mereka musim ini.

City berada di posisi atas liga karena performa yang mereka tampilkan – mereka memenangkan banyak pertandingan karena bereaksi atas momen terburuk dengan sebaik mungkin.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Namun dalam empat hari terakhir, mereka seperti kolaps. Di Anfield, itu lebih bisa dipahami, mengingat pendekatan yang mereka ambil dan dukungan suporter tuan rumah, tapi di Etihad, dengan segala hal memihak mereka, City justru kalah.

Dan menyusul dua kekalahan berutal dalam rentang beberapa hari ini, City sekarang harus bangkit dan kembali ke jalur sebenarnya. Simpan dulu sampanyenya di kulkas.

                                                                                                                                                                                                                   
LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Real Madrid Takkan Berikan Barcelona "Guard Of Honour"
2. Respons Menohok Paul Pogba Kepada Pep Guardiola
3. Myanmar Undang Timnas Indonesia U-23 Ikut Turnamen Di Yangon
4. Presiden Klub Bekukan Skuat Utama Sporting CP
5. Paul Pogba: Saya Tidak Ingin Kalah Dari Manchester City

Tutup