Liga 1 2019: Milomir Seslija Khawatirkan Performa Arema FC

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Milo mengungkapkan, ia lebih fokus memperbaiki mental bertanding pemain sebelum kembali melakoni Liga 1 2019.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Bersarangnya tujuh gol dalam tiga pertandingan awal Liga 1 2019 menyedot perhatian Milomir Seslija. Pelatih Arema FC ini menyiapkan taktik baru untuk mencegah gawang Singo Edan kebobolan lebih banyak.

Milo mengatatakan, ada sesuatu yang hilang di area pertahanan Arema dibandingkan saat menjadi juara Piala Presiden 2019. Salah satu yang menjadi perhatian adalah fighting spirit pemain.

“Ini sama sekali bukan Arema. Kami harus lebih kompak, dan bagus di area pertahanan, terutama saat mengantisipasi umpan silang. Di Piala Presiden kami mampu melakukannya, karena kebobolan sangat sedikit,” ungkap Milo.

“Sebetulnya tidak ada perbedaan. Ada dua kemungkinan, fighting spirit yang harus ditingkatkan dan laga dilakukan di bulan Ramadan. Kami harus bisa menunjukkan kualitas sebenarnya, karena saya sendiri tidak khawatir dengan lawan, tapi khawatir dengan tim sendiri.”

Milo mencoba meramu hal baru yang membuat anak asuhnya semangat. Salah satunya adalah latihan dengan intensitas tinggi, dan diturunkan menjelang hari pertandingan.

“Intensitas tidak selalu naik, bisa jadi tekanan di dalam latihan berpengaruh kepada kesalahan di lapangan. Kami tidak bisa dikatakan tidak salah satupun, karena selalu ada kesalahan, tetapi semua itu harus dikurangi terutama kesalahan yang berujung kebobolan,” tegasnya.

Sementara itu, Arema dijadwalkan menggelar laga uji coba mudah melawan tim dari kasta di bawahnya. Menurut Milo, uji coba ini digunakan sebagai sarana refreshing, dan bukan sebagai tolok ukur kekuatan menjelang tandang ke PSM Makassar.

“Kami akan menggelar pertandingan uji coba pada tanggal 16 [Juni], lumayan sebagai pengganti laga kami yang ditunda, bukan sebuah simulasi melawan PSM. Tetapi hanya sebagai pertandingan ringan untuk membuat tim berproses,” jelas Milo.

Milo tidak ingin mengomentari tertundanya jadwal pekan keempat, dan kemudian ditempatkan ke akhir Agustus. Artinya Arema harus menjalani tujuh pertandingan dalam satu bulan.

“Seluruh pelatih di dunia pasti akan komplain, tapi saya tidak, karena ini sudah keputusan. Saya ingin memberikan yang terbaik. Ini memang sangat berat, performa pemain tengah naik, dan seseorang membuatnya kembali turun. Kami yakin akan melewatinya. Kami akan coba atasi dengan rotasi pemain,” papar Milo.

“Saya hanya berharap tidak ada pemain yang cedera dengan jadwal ini. Saya tidak peduli yang lain, saya hanya berharap bisa melewatinya tanpa pemain cedera. Meskipun tim terbaik sekalipun, adanya pemain cedera pasti akan menimbulkan masalah, mengingat di beberapa posisi kami tidak memiliki banyak pengganti.” (gk-48)

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Cristiano Ronaldo Minta Matthijs De Ligt Gabung Juventus
2. Transfer Liverpool: Jurgen Klopp Cari Dua Pemain Baru Top
3. Manchester City Siap Beri Joao Felix Kontrak Mewah
4. Marco Giampaolo Segera Merapat Ke AC Milan
5. Ronaldo Tersukses? Ini Sepuluh Pemain Dengan Trofi Terbanyak
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Liga 1 2019 - Footer Banner

Tutup