Michel Platini Ditahan Polisi, Diduga Terlibat Korupsi Piala Dunia 2022

Komentar()
Getty
Pencalonan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 dinilai sarat korupsi dan kini menyeret nama sang legenda Prancis.

Mantan presiden UEFA Michel Platini resmi ditahan polisi di Prancis sebagai bagian dari investigasi kasus dugaan korupsi pencalonan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. 

FIFA menunjuk Qatar sebagai penyelenggaran turnamen sepakbola terakbar itu pada 2010. Namun kemenangan Qatar itu dinilai kontroversial karena negara Timur Tengah itu bermasalah dengan isu hak asasi manusia hingga persoalan iklim.

Investigasi pun dilakukan dan salah satunya menyeret nama sang legenda sepakbola Prancis. Kementerian Hukum Prancis mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menangkap Platini di kawasan Nanterre, Paris pada Selasa (18/6) pagi waktu setempat. 

"Platini diinterogasi pada Selasa ini oleh petugas antikorupsi dari kepolisian. Setelah diinterogasi, dia ditahan," demikian pernyataan resmi dari Kementerian Hukum Prancis.

Surat kabar Prancis, Le Monde, mengabarkan bahwa penangkapan Platini ini berkaitan dengan pertemuannya dengan mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan pangeran Qatar Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Thani, beberapa hari jelang pemungutan suara tuan rumah Piala Dunia 2022. 

Ini bukan kali pertama Platini terlibat kasus hukum. Pada 2015, Platini dilarang terlibat aktif dalam sepakbola selama empat tahun karena melanggar kode etik FIFA karena kasus suap dengan Sepp Blatter. Platini sendiri membantah keras dirinya bersalah dalam kasus itu.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. RESMI: Maurizio Sarri Pelatih Baru Juventus
2. Bayern Munich Mundur, Kans Liverpool Gaet Timo Werner Meninggi
3. Man United Siap Bayar £45 Juta Plus Pemain Demi Issa Diop
4. Mohamed Salah Tolak Tinggalkan Liverpool
5. Sepuluh Klub Terboros Sepanjang Sejarah Bursa Transfer
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Video

 

Tutup