Menang Atas Persibat Batang, Strategi PSIS Semarang Berjalan Baik

Komentar()
Aurelius Balakosa
Persibat pun mengakui masih kalah kelas dari PSIS.

LIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA     DARI   BATANG   

PSIS Semarang memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Indonesia 2018/19, setelah unggul agregat 7-2 atas Persibat Batang. Pada leg kedua babak 32 besar, Laskar Mahesa Jenar tampil trengginas mengatasi perlawanan Persibat dengan skor 5-2 di Stadion Moh. Sarengat, Batang, Jumat (8/2).

Asisten pelatih PSIS, Widyantoro mengakui, timnya unggul telak pada leg kedua ini. Kunci kemenangan Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan sore ini terletak pada strategi yang berjalan sangat baik dan tepat mengantisipasi strategi lawan.

"Pertandingan terganggu dengan hujan, tetapi alhamdulillah kami menang telak sore ini. Sesuai prediksi saya, Persibat akan tampil menyerang dan kami menunggu untuk melakukan counter attack," ujar Widyantoro, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

"Semua gol terencana dengan indah, kami manfaatkan counter attack. Strategi mereka sudah kami antisipasi dalam sesi latihan dan evaluasi. Kami mengapresiasi kerja keras pemain dan mengucapkan terima kasih kepada suporter yang mendukung tim sore ini," tambah pelatih yang akrab disapa Wiwid itu.

Disinggung lima pemain trial yang nasibnya ditentukan usai pertandingan lawan Persibat, Wiwid menuturkan itu bukan menjadi wewenangnya. 

"Para pemain trial sudah menyatu dengan tim dan dalam dua pertandingan menunjukkan progres sangat positif. Saya kembalikan ke manajemen dan head coach (Jafri Sastra), siapa yang akan direkrut. Laporan hasil di Piala Indonesia akan saya sampaikan dalam rapat manajemen dan tim pelatih, termasuk rapor semua pemain," jelasnya.

Sementara itu, CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengapresiasi perjuangan pemainnya di laga ini. Menurutnya, semua pemain yang diturunkan tampil maksimal di dua pertandingan.

"Saya menyaksikan secara langsung perjuangan pemain, mereka sudah memberikan yang terbaik untuk PSIS. Terkait para pemain trial, akan kami tentukan dalam rapat internal bersama tim pelatih, mana yang akan direkomendasikan untuk dikontrak,” ucapnya.

Di lain pihak, asisten pelatih Persibat, Abdul Mungin, mengakui kekalahan timnya di laga ini. Menurutnya, khusus pertandingan ini, PSIS tampil lebih efektif dan efisien saat bertahan maupun menyerang.

"Kami akui kalah kelas, kualitas pemain sangat mempengaruhi. Inilah risiko kami bermain terbuka, dengan harapan bisa ciptakan gol, ternyata lebih banyak PSIS yang ciptakan gol. Pemain sudah berusaha memenangkan pertandingan. Kami tetap puji penampilan anak-anak sore ini dengan mencetak dua gol," kata Abdul.(gk-18)

 

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Tragedi Emiliano Sala - Jenazah Berhasil Diangkat Dari Dasar Laut
2. Paul Ince Tolak Man United Permanenkan Solskjaer
3. Garuda Select Raih Hasil Imbang Di Uji Coba Kedua
4. Kekayaan Juventus Dua Kali Lipat Dari Deretan Rival Serie A
5. Petualangan Egy Di Polandia Bersama Lechia Gdansk
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

Footer - Liga 1

 

Tutup