Manajer Sebut Arema FC Pakai Taktik Capcay

Komentar()
Abi Yazid
Ruddy memuji Joko yang mampu menyiasati kondisi tim akibat absennya sejumlah pemain pilar.

OLEH   DONNY AFRONI & ABI YAZID

Manajemen Arema FC berharap Singo Edan melanjutkan tren positif mereka dengan memakai taktik capcay kala menjamu Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Minggu (24/9) malam WIB.

Dalam dua laga terakhir, Arema menundukkan Persela Lamongan 2-0, dan menggasak Mitra Kukar 3-0 di Tenggarong. Manajer umum Ruddy Widodo mengibaratkan pelatih Joko Susilo seperti dirinya ketika menerima kunjungan sang kakak. Menurut Ruddy, kakaknya sangat suka dengan capcay.

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Arema FC – Persija

“Ketika kakak berkunjung ke rumah, saya akan masakkan capcay. Tapi, kemudian saya berpikir sejenak, kalau bahan membuat capcay sedang mahal, atau mungkin langka di pasaran, tentu tidak akan saya paksakan masak capcay, dan bisa diganti dengan masakan lain yang lebih pas,” tutur Ruddy dikutip laman Wearemania.

“Sama seperti yang dilakukan coach Gethuk [sapaan Joko]. Saat bikin taktik dan strategi, selain melihat kekuatan lawan, juga harus menyadari kemampuan tim sendiri, jadi bisa memilih taktik dan strategi yang pas agar bisa menang.”

SIMAK JUGA: Gethuk Ingin Pemain Arema Merasa Nyaman

“Ini yang membuat saya salut sama coach Gethuk. Tidak semua pelatih menyadarinya, dan lebih sering memaksakan diri dengan pakem taktik dan strategi yang dimilikinya.”

Sementara itu, gelandang Hendra Siswanto menegaskan, siap bertarung dengan lini tengah Persija. Menurutnya, sektor tengah akan menjadi penentu hasil akhir, mengingat kedua tim mempunyai materi merata di lini ini.

“Lini tengah Persija sangat kuat, tetapi saya tidak ada persiapan khusus melawan mereka. Semuanya sudah dipersiapkan pelatih, dan tinggal menjalaninya. Kalau lelah, ya lelah. Tapi pemain sendiri yang menyiasatinya dengan memperbanyak istirahat,” tutur Hendro.

SIMAK JUGA: Ada Empat Pemain Arema FC Yang Harus Diwaspadai Persija

Hendro juga mengaku ingin turut menyumbang gol di pertandingan ini. Namun pemain berusia 27 tahun itu lebih mengedepankan kemenangan tim agar mereka merangkak naik ke papan atas.

“Semua pemain pasti punya keinginan mencetak gol jika ada kesempatan. Motivasi saya dan pemain lain mungkin adalah keinginan menang di setiap pertandingan. Terpenting kami berjuang dulu dengan maksimal mengeluarkan segala kemampuan,” ucap Hendro. (gk-48)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup