Kepolisian Sudah Interogasi Perangkat Pertandingan Madura United Vs Persib Bandung

Komentar()
PT LIB
Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengungkapkan interogasi yang dilakukan masih dalam tahap secara lisan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, mengungkapkan kabar terkini terkait pihaknya yang telah memulai mengusut adanya dugaan match-fixing di laga Madura United versus Persib Bandung.

Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, 5 Oktober lalu, tersebut Persib kalah dengan skor 2-1. Tim Maung Bandung pun merasa dirugikan dengan kepemimpinan wasit Faulur Rosy, dan telah menyampaikan surat protes resmi kepada PSSI.

Para Bobotoh, sebutan pendukung Persib, juga langsung menyerbu akun instagram Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol. Hendro Pandowo, untuk meminta mengusut adanya dugaan match-fixing dalam laga tersebut. Hingga akhirnya, permintaan itu direspons dan kini sedang coba ditangani oleh Polda Jatim.

Namun begitu, Frans menuturkan hingga saat ini masih belum ada laporan resmi mengenai kasus ini. Tapi, pihaknya tetap melakukan upaya pengusutan awal. Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak ragu memberikan laporan secara resmi, jika memang memiliki bukti yang kuat.

"Kami sudah interogasi, masih dalam tahap secara lisan, kami harapkan ada laporan secara resmi," kata Frans, kepada wartawan.

"Perangkat pertandingan kami akan mintai keterangan, sudah kami lakukan kalau enggak salah, kemarin. Kalau tidak salah, baru interogasi saja," tambahnya.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Frans menambahkan, bukan tidak mungkin statusnya bisa ditingkatkan bila terdapat barang bukti yang memadai.

"Saat penyelidikan sudah memasuki yang namanya pembuktian, bawa alat bukti apa saja, kami terbitkan surat yang menerangkan untuk membuat terang suatu tindak pidana," jelasnya.

 

Tutup