Luka Modric: Antoine Griezmann Pantas Menangkan Ballon D'Or

Komentar()
Pemain terbaik dunia 2018 versi FIFA itu menyebut Antoine Griezmann sebagai pemain Prancis yang paling layak memenangkan Ballon d'Or.

Satu penghargaan prestise pesepakbola terbaik dunia 2018 segera dihelat, dalam wujud Ballon d'Or. Luka Modric yang menyabet gelar pemain terbaik UEFA dan FIFA tahun ini, jadi favorit utama.

Beberapa pihak tampak berontak pada pengahrgaan pemain terbaik dunia versi sebelumnya, karena tak satu pun pemain timnas Prancis yang jadi juara Piala Dunia 2018 masuk tiga besar nominasi.

Karenanya, mengingat Ballon d'Or merupakan produksi media sepakbola kenaam Prancis, France Football, publik berharap ada penggawa Les Blues yang masuk tiga besar nominasi atau bahkan memenangkannya.

collage Griezmann Modric

Sang favorit juara, Modric, lantas mengungkap pilihannya soal siapa pemain Prancis yang paling layak menyabet gelar Ballon d'Or musim ini. Dia pun memilih Antoine Griezmann, di atas Kylian Mbappe.

"Saya akan menempatkan Antoine di posisi terdepan dalam tiga pemain terbaik Prancis tahun ini. Semua karena semua yang sudah diraihnya sepanjang 2018," ungkap Modric, seperti dikutip France Football.

"Mbappe? Dia adalah talenta luar biasa dan bakat menjanjikan untuk masa depan, tapi sudah menunjukkan bahwa dia siap di level tertinggi sepakbola. Dia sangat spesial, tapi pengaruh terbesar tetap ada di Antoine," terangnya.

Modric sendiri enggan tamak dengan yakin bahwa dirinya akan memenangkan Ballon d'Or 2018, usai hasil di penghargaan UEFA dan FIFA. "Saya tidak suka cara itu dan berkata; 'ya, saya pantas memenangkan Ballon d'Or," ujarnya.

"Terpenting buat saya adalah apa yang sudah saya lakukan di atas lapangan dalam beberapa bulan terakhir ini. Tahun 2018 tanpa keraguan, merupakan tahun terbaik dalam karier saya. Namun itu tidak lantas membuat Anda bisa memaksa saya: 'adalah saya yang pantas memenangkannya,'" pungkasnya.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Wayne Rooney memang sudah kesulitan menampilkan performa terbaik di Liga Primer Inggris, tetapi pengalaman dan kematangannya masih sangat menonjol ketika melanjutkan karir di Amerika Serikat. Rooney meninggalkan Manchester United yang ia bela selama 13 tahun pada 2017 untuk pulang ke Everton di mana ia melalui masa remaja hingga menandatangani kontrak profesional pertama. Bersama The Toffees, Rooney menjalani debut EPL secara istimewa dengan mencetak gol tunggal kemenangan atas Stoke City. Selama satu musim 2017/18, ia menyumbang total 11 gol untuk klub dalam 40 pertandingan semua ajang. Bagaimanapun juga, meski Rooney mencatat rekor menjadi pemain kedua setelah Alan Shearer yang berhasil menembus 200 gol EPL, performanya dinilai masih belum memenuhi ekspektasi. Alhasil, baru menjalani satu dari dua tahun kontrak di Goodison Park, ia kembali hengkang, tetapi destinasi berikutnya cukup mengejutkan. Rooney menerima pinangan DC United dan meneken kontrak tiga setengah tahun bersama klub yang saat itu terjerembab di posisi ke-11 atau juru kunci klasemen sementara Eastern Conference Major League Soccer (MLS). Keputusan Rooney ternyata sangat tepat, di Negeri Paman Sam, ia kembali menemukan sentuhan terbaiknya di lapangan hijau dan mampu membawa DC United menembus papan atas. Ia menjalani debut di MLS pada 14 Juli sebagai pemain pengganti pada menit ke-59, namun ia mampu menandai laga perdananya dengan torehan satu assist pada laga yang berakhir 3-1 untuk kemenangan timnya atas Vancouver Whitecaps. Pelatih Ben Olsen hanya perlu waktu singkat untuk menyadari kualitas dan juga kepemimpinan hebat dari sosok Rooney, ia menyerahkan ban kapten kepada pemain Inggris itu setelah tiga pertandingan, dengan Steve Bimbaum juga sudah merelakan status itu. Dengan tanggung jawab baru, Rooney bukan terbebani tapi malah semakin on fire. Pemain berusia 32 tahun itu berhasil mencetak gol perdana pada laga debut memakai ban kapten. Tidak tanggung-tanggung, mantan rekannya di Manchester United, Tim Howard, menjadi korban pertamanya di Amerika Serikat. Pada laga itu, DC United menang 2-1 atas Colorado Rapids.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Satu Syarat Messi Bisa Juara Piala Dunia 2022
2. Pesan Tegas Bos Persib Bandung
3. Bonucci: Pindah Ke Milan Keputusan Buruk
4. Akhiri Konflik Dengan Mourinho, Pogba Harus Hengkang
5. Jorginho, Higuain & Rekrutan Anyar Terbaik Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Banner La Liga

Artikel Selanjutnya:
Paul Gascoigne Didakwa Lakukan Pelecehan Seksual
Artikel Selanjutnya:
Joe Cole Jagokan Eden Hazard Menangkan Ballon D'Or
Artikel Selanjutnya:
Jose Mourinho Tonton Aksi Axel Witsel
Artikel Selanjutnya:
Lelang Jersey Untuk Palu & Donggala
Artikel Selanjutnya:
Tawaran Manchester United £80 Juta Untuk Kalidou Koulibaly Ditolak
Tutup