Liverpool vs Tottenham - Jose Mourinho: Final Liga Champions Tidak Seru!

Komentar()
Getty
Mourinho merasa Liverpool berhasil menjadi juara karena bertahan sepanjang pertandingan.


PENYUSUN  M. RHEZA PRADITA

Mantan manajer Manchester United Jose Mourinho mengaku tidak terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan Liverpool dan Tottenham Hotspur di final Liga Champions, Sabtu (1/6). Pria asal Portugal tersebut merasa The Reds berhasil menang karena menggunakan pendekatan pragmatis.

Lebih lanjut, Mourinho, yang sudah memenangkan dua gelar UCL, satu bersama Porto pada 2003 dan satu bersama Inter Milan pada 2010, tidak melihat lini tengah Liverpool memberi dukungan dalam melakukan serangan, dan menilai pertandingan secara keseluruhan berjalan tidak menarik.

“Saya pikir tiga pemain di lini tengah Liverpool, jika kita melihat pergeseran posisi mereka, mereka bermain pada garis lurus di depan empat bek,” ungkapnya di beIN Sports.

“Anda tidak akan mengingat [Jordan] Henderson, [Georginio] Wijnaldum, Fabinho, [James] Milner berada dekat dengan tiga penyerang, melihat salah satunya datang ke kotak penalti, tidak ada. Mereka bertahan di blok ketujuh, mereka sangat pragmatis, sangat solid dalam bertahan.

“Saya juga berpikir bahwa pertandingan ini bukanlah final Liga Champions, jika itu merupakan pertandingan Liga Primer, atau final Piala Liga, kita semua tetap akan mengatakan pertandingan itu tidak seru.

“Karena ini adalah final Liga Champions, ini memiliki sisi emosional, tetapi saya pikir kualitas permainannya tidak baik, dan Tottenham pasti merasa frustasi, karena mereka kalah dan merasa bahwa mereka lebih baik dari ini. Ini merupakan momen besar ketika Anda harus berada di level terbaik.”

2019-06-02 Mourinho Wenger

Sementara itu mantan manajer Arsenal Arsene Wenger sepakat dengan pernyataan Mourinho, dan merasa Liverpool tidak memberikan performa terbaik di final.

“Pada akhirnya pertandingan ditentukan oleh dua set-piece,” kata Wenger di beIN Sports. “Saya pribadi yakin itu adalah penampilan yang biasa saja dari Liverpool."

"Tottenham seharusnya bisa berbuat lebih baik lagi di pertandingan ini. Mereka kurang memiliki naluri pembunuh, dan saya merasa itu lebih berhubungan dengan sisi psikologis. Saya rasa mereka sebetulnya bisa menang, tetapi saya tidak benar-benar yakin 100 persen.”

 

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Masih menyatakan Klopp sebagai Mr Runner-Up? #UCLFinal

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Juara Liga Europa, Eden Hazard: Saatnya Berpisah
2. Isco Jadi Rekrutan Pertama Maurizio Sarri Di Juventus?
3. Daftar Lengkap Juara Liga Europa/Piala UEFA
4. Klub Ezra Walian Promosi Ke Eredivisie Belanda
5. Disindir Pep Guardiola, Jurgen Klopp Beri Balasan Nyelekit
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

Tutup