Lionel Messi Ungkap Gol Favoritnya Hingga Lawan Tersulit

Komentar()
Getty/Goal
Megabintang Barcelona ini juga membeberkan siapa pelatih favoritnya dan pertandingan yang paling dikenang.

Lionel Messi menyebut gol tandukannya ke gawang Manchester United di final Liga Champions 2009 sebagai gol terbaik dalam kariernya.

Hal tersebut diakui Messi dalam wawancaranya dengan RAC1. Penyerang Barcelona itu juga mengungkap sejumlah fakta menarik lainnya, seperti siapa lawan terberat yang pernah ia hadapi hingga pelatih favoritnya. 

"Saya sudah beberapa kali mengatakan hal ini: gol saya di Roma melawan Manchester United di final Liga Champions," jawab Messi saat ditanya gol favoritnya. 

Meski sudah mencetak banyak gol menghadapi tim-tim Inggris, Messi menyebut bahwa bermain melawan wakil Premier League selalu menyulitkannya. Kekalahan 4-0 dari Liverpool di semi-final Liga Champions musim lalu jadi memori terbarunya melawan klub Inggris. 

"Saya tidak bisa menyebut satu tim [dengan pertahanan paling sulit ditembus]. Namun terdapat beberapa tim, seperti klub-klub Inggris, yang memiliki pertahanan sangat kuat dan ini menguras fisik. Mereka kini juga lebih taktis dan semakin sulit dikalahkan," ungkapnya.

Soal tim terkuat yang pernah dihadapi, Messi menyebut timnas Spanyol. "Maradona masih melatih kami [Argentina] dan laga ini terjadi sebelum Piala Dunia 2010 di mana mereka akhirnya menjadi juara. Performa mereka membuat saya terkejut," ungkap Messi mengenang laga uji coba yang dimenangi Spanyol 2-1 itu.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Selain itu, Messi menyebut laga favoritnya adalah saat Barcelona mengalahkan Real Madrid 2-0 di Santiago Bernabeu dalam semi-final Liga Champions 2010/11. "Saya tidak tahu apakah itu adalah penampilan terbaik kami, tapi bagi saya laga itu memberikan kenangan unik," jelasnya.

Messi memungkasi wawancaranya dengan mengenang periode empat tahun dilatih oleh Pep Guardiola. "Guardiola adalah pelatih terbaik yang pernah melatih saya, lalu disusul Luis Enrique. Saya beruntung bisa hidup dan berkarier sampai sejauh ini, tapi era Guardiola jelas sangat membekas dan jadi salah satu momen terbaik saya," pungkasnya.

 

Tutup