Berita Live Scores
Persipura

Liga Futsal Profesional 2018: Black Steel Manokwari Menangi Derbi Papua

16.27 WIB 10/02/18
Black Steel vs Permata Indah - Liga Futsal Profesional 2018
Sementara itu, IPC Pelindo II akhirnya menuai kemenangan perdana mereka pada musim ini.

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Klub futsal Black Steel Manokwari mampu menuai kemenangan atas Permata Indah Manokwari, dalam derbi Papua di grup B Liga Futsal Profesional 2018 di GOR Sudiang, Makassar, Sabtu (10/2) petang. Partai yang berjalan dengan tensi tinggi dan penuh gengsi itu berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Black Steel.

Pertandingan sendiri berjalan sangat ketat. Jual-beli serangan pun terjadi. Black Steel membuka skor pada menit kedelapan lewat gol yang dicetak Subhan Faidasa. Skor 1-0, bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin memanas. Tak jarang, para pemain terlibat emosi. Namun Benhard Larawo mampu membawa Black Steel memperbesar keunggulan menjadi 2-0, lewat golnya pada menit ke-27.

Semakin tertinggal, para pemain Permata terlihat mudah terpancing emosi. Bahkan, sempat terjadi keributan antarpemain di pinggir lapangan, setelah Marcelino Waroy dikartu merah wasit pada menit ke-35. Itu sempat membuat penonton yang hadir juga terpancing emosi. 

Beruntung, pertandingan masih bisa dilanjutkan kembali, dan Permata mencoba terus tampil menekan. Namun upaya yang dilakukan Rahmat Arsyad dan kawan-kawan selalu menemui kebuntuan, meski banyak peluang yang berhasil diciptakan.  

Justru Black Steel yang mampu menambah keunggulan pada menit ke-39, lewat gol Rio Pangestu. Skor 3-0, menutup laga ini.

Pelatih Permata Indah, Sayan Karmadi, mengakui salah satu kegagalan timnya pada laga ini adalah lantaran tak bisa mengontrol emosi.

"Emosi jadi permasalahan terbesar. Padahal kami dari tim pelatih juga sudah berupaya untuk meredam, namun ada situasi yang membuat tim pelatih tak bisa atasi itu. Selain itu juga karena banyak peluang yang tercipta tak menjadi gol. Ini yang menjadi perhatian kami untuk diperbaiki," ujar Sayan, selepas laga.

Di lain pihak, asisten pelatih Black Steel, Yori van der Torren, menuturkan wasit memiliki peran penting agar tak terjadi emosi di atas lapangan. "Kalau ada pertandingan seperti ini yang penting wasit memimpin dengna baik. Karena kalau ada salah satu tim yang dirugikan, itu bisa memancing emosi. Kalau ada tim-tim besar yang bertemu, kita butuh wasit yang berani ambil keputusan supaya pemain dan ofisial bisa fokus ke pertandingan," kata Yori.

"Selain itu, di futsal juga harus dihilangkan emosi pemain, apalagi ini liga di mana ada 14 pertandingan. Kalau ingin futsal Indonesia maju, emosi itu harus dihilangkan. Kunci kemenangan kami pun pada hari ini karena kami bermain sebagai satu tim. Walaupun tadi diprovokasi, para pemain kami tetap bermain dengan otak," jelas pelatih asal Belanda itu.  

Dengan hasil ini, Black Steel memuncaki klasemen sementara grup B dengan sembilan poin. Jumlah poin itu sama dengan Bintang Timur yang hari ini juga menang melawan Kancil BBK dengan skor 5-4. Namun Black Steel masih unggul dalam hal selisih gol.

Di pertandingan lain, IPC Pelindo II berhasil menuai kemenangan perdana pada musim ini. Itu setelah, mereka menang telak 6-1 atas DLS FC.

"Saya pikir performa anak-anak hari ini lebih baik dari pekan pertama yang amburadul. Kali ini anak-anak tampil lebih disiplin," ucap Dadang Iskandar, pelatih IPC Pelindo II.