Berita Live Scores
PSMS v PSGC Ciamis

Liga 2 2019: PSMS Medan Enggan Anggap Remeh PSGC Ciamis Yang Sedang Terpuruk

11.19 WIB 08/08/19
PSMS Medan - Persita Tangerang
Gurning menegaskan PSMS menargetkan kemenangan pada laga kandang terakhir mereka di putaran pertama.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN    

PSMS Medan mengincar kemenangan saat menghadapi juru kunci klasemen wilayah Barat Liga 2 2019 PSGC Ciamis di Stadion Teladan, Medan, Kamis (8/8). Peluang terbuka lebar apalagi PSGC bakal tampil pincang.

Ada empat pemain PSGC yang bakal absen. Dua bintangnya Zulvin Zamrun dan Bio Paulin harus absen karena cedera. Sementara Asep Saeful dan Budiawan terkena akumulasi kartu.

"Alhamdulillah kalau memang dia (Bio Paulin) absen. Itu tentu keuntungan buat kami. Apalagi kami tampil komplet. Tapi kami tidak mau anggap enteng. Jadi harus fokus sejak menit awal," kata Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning.

Selain itu, posisi PSGC sebagai juru kunci juga tidak menjadi jaminan PSMS bakal menang mudah. PSMS saat ini menghuni posisi empat klasemen. 

"Ini laga kandang terakhir kami di putaran pertama. Laga ini menentukan PSMS untuk bisa mencapai empat besar di putaran pertama. Bukan karena mereka di papan bawah dan kami di papan atas," ujar pelatih berlisensi A AFC itu.

"Memang kami kurang tahu kekuatan Ciamis ini. Setiap tim Liga 2 punya strategi, jadi kami tidak boleh anggap enteng. Tetap kami lihat dulu main mereka di awal. Tapi pastinya harus tampil menyerang," bebernya.

Sementara itu, gelandang PSMS, Aidun Sastra Utami, mengatakan akan bermain ngotot demi kemenangan. Namun Aidun tidak mau terlalu percaya diri.  

"Tidak boleh sepele, walaupun kami di atas lawan tim bawah. Kami harus fokus dan tidak mau anggap sepele dengan tim papan bawah. Kami harus bermain kompak, dan bisa menjalankan instruksi dengan baik. Yang terpenting meraih kemenangan," tegas Aidun.

Soal ancaman akumulasi kartu yang kerap dialami timnya, Aidun sebelumnya mengakui diperingatkan manajemen agar lebih berhati-hati. Namun PSMS tak mau menghilangkan karakter main. "Jadi jangan gara-gara kartu kami main lembek," tambahnya.

Di kubu lawan, PSGC akan bermain tanpa beban. Tanpa empat pemain pilar, PSGC tetap percaya diri bisa menyulitkan tuan rumah. 

Diakui asisten pelatih PSGC, Ayi Daud, kondisi timnya memang sedang buruk setelah mundurnya pelatih Herrie Setyawan. Namun PSGC tetap optimistis.

"Setelah coach Herrie mengundurkan diri memang belum ada pengganti. Meski kami di dasar klasemen, dengan kami datang ke sini siap memberi perlawanan. Kami mengincar hasil terbaik di sini. Anak-anak bakal main lepas dan pasti tidak ada beban. Kami berharap bisa mencuri poin di sini," pungkasnya.(gk-71)