Berita Live Scores
Persik Kediri

Liga 2 2019: Perubahan Strategi Persik Kediri Sukses Bungkam PSIM Yogyakarta

21.21 WIB 01/07/19
Budiarjo Thalib - Persik Kediri
Budiarjo memuji performa para pemainnya saat menaklukkan tuan rumah PSIM.

LIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA    DARI   BANTUL 

Persik Kediri tampil luar biasa saat membungkam PSIM Yogyakarta, dalam lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (1/7). Dalam laga itu, Persik menang tipis 2-1.

Dua gol Macan Putih dicetak Risna Prahalabenta pada menit ke-54 lewat tendangan bebas, dan Arif Yanggi Rahman pada menit ke-84 melalui counter attack. Sementara gol balasan tuan rumah dicetak Rosy Noprihanis pada menit ke-39 memanfaatkan kemelut di depan gawang Syaiful Amar.

Pelatih Persik, Budiarjo Thalib, tak henti-hentinya memberi instruksi pemainnnya untuk tampil bertahan saat wasit Sigit Budiyanto (DKI Jakarta) memberikan tambahan waktu lima menit.

Dengan kemenangan ini, Persik Kediri masih nyaman di puncak klasemen sementara Grup Timur dengan poin tujuh dengan dua kali menang, satu draw.

"Pemain bermain luar biasa. Mereka mendengarkan instruksi dan sesuai dengan strategi yang saya harapkan. Di babak pertama memang kami bermain sabar dengan bertahan. Babak kedua, strategi saya ubah dengan berani tampil menyerang melalui counter attack dari dua winger," terang Budiarjo, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

 

Pertaruhan strategi Budiarjo terbukti ampuh mengendalikan lini tengah dan memaksa Laskar Mataram tak bisa berkembang. Pola serangan tim tamu dengan memenangi duel lini tengah lewat Taufiq Febriyanto, Faris Aditama, dan Edo Febriansyah.

"Babak kedua saya mencoba mematikan lini tengah mereka dengan memasukkan pemain yang lebih banyak bekerja. Juan Revi saya tarik untuk digantikan Galih Akbar. Setelah mendapatkan bola, kami memberikan serangan balik lewat sayap," ungkapnya.

"Gol pertama lewat tendangan bebas bermula dari counter attack winger dan ada pelanggaran. Sementara gol kedua dari Yanggi juga melalui serangan balik memanfaatkan kelemahan transisi PSIM," lanjutnya.

Budiarjo juga memberikan instruksi khusus kepada dua center back, Risna Prahala dan Dodi Alekvan Djin untuk mematikan pergerakan Cristian Gonzales. Kedua pemain tersebut secara bergantian menjaga El Loco dari peluang mencetak gol.

"Saya instruksikan tidak sejengkal pun untuk Gonzales mendapatkan peluang, karena ketika mendapatkan peluang akan berbahaya. Dan strategi itu terukti berhasil. Tadi kita lihat, dua peluang Gonzales sangat berbahaya ketika terlepas," tambahnya.

Sementara itu, pemain Persik, Risna Prahalabenta, memuji penampilan rekan setimnya yang bekerja keras sepanjang pertandingan. 

"Kami datang untuk bertanding. Lawan yang kami hadapi tim bertabur bintang, namun kami memberikan bukti bisa memenangi pertandingan. Kami memiliki motivasi untuk menang di sini," kata Risna.(gk-18)