Liga 2 2019: Imbangi PSCS Cilacap, PSMS Medan Kehilangan Satu Pemain Untuk Laga Berikutnya

Komentar()
Doni Ahmad
Mahamadou Al Hadji harus absen pada laga melawan Blitar United, 19 Juli nanti.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

PSMS Medan mensyukuri raihan satu poin yang didapatkan dengan menahan imbang PSCS Cilacap 0-0, Stadion Wijaya Kusuma, Sabtu (13/7). Dengan hasil ini PSMS belum terkalahkan di kandang lawan.

Pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning pun sangat mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Apalagi mereka bermain dalam kondisi fisik yang kurang baik.

"Saya sangat apresiasi anak-anak. Mereka bisa berjuang meraih poin. Stamina anak-anak drop di babak kedua. Apalagi Ilham (Fathoni) baru sakit waktu latihan. Diare dia. Tapi kami paksakan karena dia bilang siap," kata Gurning. 

PSMS juga bermain cukup baik di kandang lawan. Terbukti mereka bisa menghasilkan beberapa peluang emas. "Kami banyak juga peluang, ada yang kena mistar. Jadi tidak kalah lah dengan mereka. Apalagi babak pertama kami menguasai. Meskipun menurun di babak kedua," bebernya.

Hanya kapten tim Legimin Raharjo yang menurutnya punya stamina yang stabil. "Secara keseluruhan Legimin memang yang bisa menjaga staminanya. Dia bisa mengomandoi permainan. Sementara Natanel (Siringoringo) dan Eki habis stamina di babak kedua," ucap eks pelatih Arema dan PSPS itu.

Gurning merinci ada beberapa faktor yang membuat tim kelelahan secara fisik. Terutama tidak ada latihan selama di Cilacap karena panpel hanya memberi waktu PSMS kurang setengah jam uji coba lapangan karena pemain dan pelatih PSMS salat Ashar dulu dan tak ada waktu tambahan dari panpel.

Sebelumnya juga ada insiden rusaknya AC bus saat dalam perjalanan darat dari Yogyakarta ke Cilacap sehingga membuat Legimin Raharjo dkk terlambat tiba di hotel.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Iya anak-anak dalam situasi tertekan dan keletihan. Apalagi bisa dibilang gak ada latihan di Cilacap. Baru pemanasan sudah diusir. Selain itu kita sampai di hotel jam 12 malam. Bisa dibilang istirahat kurang. Jadi hasil ini sangat kami syukuri," jelasnya.

Tapi di balik kemenangan ini ada satu hal yang membuat Gurning gusar. Yakni mereka harus kehilangan bek naturalisasinya Mohamadou Al Hadji pada laga kandang kontra Blitar United (Persib B), Jumat (19/7), karena akumulasi kartu. Al Hadji sudah mengoleksi tiga kartu kuning dari lima laga yang dijalani.

"Itu kerugian buat kami," tambah pelatih berlisensi A AFC itu. (gk-71)

Tutup