Lewat Kemampuan Sepakbola Bocah Indonesia Bisa Pergi Ke Jerman

Komentar()
Catherine Ivill/Getty
Tak hanya Jerman, anak-anak tanah air juga dapat terbang ke Singapura secara cuma-cuma.

Allianz Indonesia memberikan kesempatan kepada anak-anak dari Indonesia untuk mengikuti program Allianz Explorer Camp 2019. Kali ini, mereka kembali menggelar Allianz Explorer Camp Football Edition, di mana akan ada dua anak beruntung dari Indonesia yang berkesempatan mengeksplorasi mimpinya dengan berkunjung ke Munchen, Jerman.

Tak hanya dua anak yang akan mengikuti Allianz Explorer Camp Football Edition di Munchen, Jerman, Allianz Arena juga akan mengirim delapan anak ke Singapura untuk acara yang sama di level Asia.

Namun, sebelum itu para orang tua harus memberikan komitmennya untuk membantu anak-anaknya mengikuti seleksi yang akan digelar pada 22 dan 23 Juni 2019.

Melalui kegiatan Allianz Explorer Camp, orang tua diharapkan berperan besar dalam mewujudkan mimpi dan cita-cita anak Indonesia dengan memberikan ruang yang cukup besar bagi mereka bermimpi. Dengan demikian, anak-anak Indonesia akan semakin memiliki keberanian dan kepercayaan diri untuk meraih mimpinya dengan kemampuan yang mereka miliki.

Allianz Explorer Camp Football Edition kembali hadir pada 2019 dengan membawa berbagai kegiatan menarik untuk anak-anak dalam mengeksplorasi minat dan bakat mereka. Program yang sudah berjalan selama satu dekade terakhir ini selalu menarik minat yang sangat besar dari ratusan ribu orang yang tersebar di 30 negara di dunia.

Dengan target diikuti lebih dari 2.000 anak-anak dari seluruh Indonesia, Allianz Indonesia mencari 10 anak terpilih yang memiliki kesempatan besar untuk mewujudkan mimpinya. Proses seleksi akan digelar pada 22 dan 23 Juni 2019, di mana akan ada talent scout yang terdiri dari ahli-ahli di bidang sepak bola.

Koordinator scouting Allianz Explorer Camp di Indonesia, Taufik Jursal, menyebut sistem seleksi untuk mencari 10 anak yang beruntung ke Jerman dan Singapura itu akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ribuan anak akan menjalani 7 side games di hari pertama untuk mencari 50 pemain yang punya kesempatan untuk menjadi yang terbaik, dan kemudian mengerucutkan kembali menjadi 30 pemain dan akhirnya menjadi 10 anak yang beruntung.

"Kami akan membuat sistem seleksi dengan awalan 7 side games, di mana itu merupakan pertandingan sepakbola dengan satu tim terdiri dari tujuh pemain. Jika terpilih dari penilaian pertandingan, akan ada 50 pemain yang kami kumpulkan untuk hari kedua, di mana anak-anak itu kami anggap layak masuk 30 pemain terbaik. Setelah itu baru kami akan menggelar sejumlah tes kemampuan, seperti kecepatan dan daya tahan," kata Taufik Jursal.

Dua anak dengan hasil seleksi terbaik akan terbang ke Munchen untuk mengikuti Allianz Explorer Camp 2019 untuk level global. Sementara itu, juga akan ada delapan anak yang beruntung untuk mengikuti program serupa di Singapura, di mana dua di antaranya dipastikan akan diprioritaskan untuk putri Indonesia, mengingat seleksi ini dibuka untuk putra dan putri kebanggaan orang tuanya.

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Solskjaer Bakal Buat Keputusan Kejam Di Bursa Transfer
2. Gattuso Sebut Juventus Jadi Faktor Kemenangan Milan Atas Lazio
3. lkay Gundogan: Ngebet Juara, Liverpool Cuma Beruntung
4. Paul Scholes Imbau Man United Relakan Ander Herrera
5. Moise Kean, Jadon Sancho & Deretan Talenta U-19 Haus Gol
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

 

 


 

Tutup