Kurniawan Dwi Yulianto Berharap Saddil Ramdani Tak Terkendala Masuk Sabah

Kurniawan Yulianto, Kedah v Sabah, Super League, 21 Sep 2020
Sports Regime
Sabah mendapatkan hasil kurang memuaskan dari dua pertandingan uji coba, karena tak diperkuat empat pemain asingnya.

Pelatih Sabah FC Kurniawan Dwi Yulianto berharap empat legiun asing mereka tidak terkendala memasuki negara bagian yang berada di bagian utara Pulau Borneo, sehingga dapat bergabung dengan tim sebelum Malaysia Super League (MSL) digulirkan pada 5 Maret.

Pemerintah negara bagian Sabah sejak 19 Februari hingga 4 Maret sedang melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang cukup ketat. Mereka menerapkan sejumlah aturan mengenai keluar-masuk masyarakat lokal maupun pendatang di wilayah itu.

Orang yang bisa bebas keluar-masuk adalah penduduk lokal, suami atau istri dari masyarakat Sabah, warga negara Malaysia yang memegang kartu izin tinggal jangka panjang yang dikeluarkan oleh Departemen Imigrasi Sabah, serta warga negara asing yang melakukan pelayanan penting.

Kebijakan itu membuat empat legiun asing Sabah, yakni Saddil Ramdani, Risto Mitrevski, Levy Madinda, dan Sam Johnson sampai sekarang belum bisa bergabung dengan tim. Akibatnya, mereka absen dalam dua pertandingan uji coba melawan Sarawak United dan Kuala Lumpur United.

“Terus terang kami memang sangat membutuhkan kehadiran mereka sebelum laga pertama [MSL]. Mohon doanya saja supaya mereka bisa cepat sampai di Sabah, dan bergabung dengan tim,” ujar Kurniawan dilansir akun Facebook resmi klub.

Saddil Ramdani Timnas Indonesia

“Tapi kami juga harus menyiapkan rencana B seandainya mereka ternyata tidak bisa bergabung. Minimal kami sudah mempersiapkan tim ini dengan dua laga uji coba. Perlu diketahui, masing-masing uji coba ini tentu ada target tersendiri. Kami ingin melihat kebugaran pemain di pertandingan, dan memahami rencana permainan.”

Kurniawan menyikapi dengan santai kecaman suporter Sabah yang melihat hasil uji coba tidak memuaskan. Pada laga perdana melawan Sarawak United, Minggu (21/2), Sabah hanya bermain imbang 1-1. Sedangkan di pertandingan kedua tadi malam, The Rhinos dipermak Kuala Lumpur 4-1.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Untuk pertandingan pertama, kami cukup puas, karena target melihat rencana permainan dapat berjalan dengan baik. Sedangkan untuk laga kedua, memang rencana permainan hanya berjalan beberapa menit, terutama di 15 menit akhir babak pertama, dan sepuluh menit awal babak kedua,” beber Kurniawan.

“Ini ada kaitannya dengan kebugaran mereka dalam pertandingan. Di saat recovery kurang, tentunya akan berpengaruh terhadap konsentrasi, cara berpikir mereka dalam menjalankan rencana permainan. Ini menjadi catatan bagi kami agar dapat diperbaiki.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Tutup