Koneksi Prancis: Pablo Chavarria - Petualang Argentina Yang Temukan Rumah Di Reims

Striker Amerika Selatan ini adalah salah satu pemain asing yang mencuat di Ligue 1 Prancis musim ini.

Sudah memasuki usia 30 tahun, kesuksesan tidak datang dengan cepat bagi striker Reims Pablo Chavarria. 

Namun, dua pekan Ligue 1 Prancis berjalan, sang strker membantu klubnya memuncaki klasemen sementara dengan enam poin sempurna bersama Paris Saint-Germain.

Meski Reims menguasai Ligue 2 Prancis musim lalu dengan rekor poin dan kemenangan, mereka tidak diperkirakan bisa membuat awal yang sangat impresif di kasta tertinggi.

Reims Amiens Ligue 2 190517

Tandang ke Nice dan menjamu Lyon adalah pertandingan yang diprediksi berakhir kekalahan - bahkan satu angka akan dipandang sebagai hasil positif, tetapi skuat asuhan David Guion mampu menjungkirkan ekspektasi dan membuktikan bahwa mereka adalah salah satu tim yang memiliki prestasi besar, meski terjadi di masa silam.

Dua kali finalis Piala Eropa ini memang sudah tidak termasuk dalam kategori tim raksasa di Prancis, apalagi Eropa, namun Chavarria berharap mereka bisa memunculkan kembali status tersebut.

"Ini klub ambisius dengan infrastruktur hebat," ujar penggemar Boca Junior itu. "Targetnya adalah meraih lebih baik dari yang kami lakukan tahun lalu, secara individual tetapi terutama secara kolektif."

Chavarria menjadi salah satu aktor utama keberhasilan tim memecah rekor, mencetak 14 gol dan menyumbang sembilan assist.

Pablo Chavarria Reims Ligue 2

“Tahun ini, kami harus membangun dari apa yang telah kami lakukan dan saya pikir kami bisa bertahan," ujarnya jelang laga melawan Lyon.

Meski lahir dari belahan dunia lain, Chavarria tidak asing dengan Prancis, ia pernah berkunjung ketika melakukan trial di Sochaux pada usia 14 tahun. Dia ditawari kontrak tetapi ditolak karena sulit menguasai bahasa setempat dan tidak mengerti siapapun, ia memilih pulang untuk bermain di Belgrano de Cordoba, di mana ia menetap selama enam tahun sebelum hijrah ke Eropa membela Anderlecht.

Meski ia mencicipi Liga Champions di klub Belgia itu, Chavarria dipinjamkan ke Eupen dan Kortrijk sebelum terbang Prancis bersama Lens.

Fisiknya cocok dengan permainan Prancis dan transfer ke Reims tuntas pada 2016. Dia terus meroket setelah itu, membuat bek-bek kewalahan dengan gaya main agresifnya.

"Kami tidak takut pada siapapun," ujarnya di awal musim - dan bagaimana ia bermain memang menunjukkan hal tersebut.

David Guion Reims Ligue 2

Golnya ke gawang Lyon akhir pekan lalu (satu-satunya gol di pertandingan itu) menampilkan kekuatannya. Pada menit ke-32, dia menerobos paksa guna menyambut umpan silang Ghislain Konan untuk menjebol gawang lawan.

Kelembutan mungkin bukan kelebihan dia, tetapi ia adalah pemain yang penting bagi sang pelatih.

"Dia sosok yang bisa saya andalkan," puji Guion. "Dia tua dan akan memperhatikan penyerang muda saya. Dia panutan dalam hal ketekunan dan keinginan untuk berkorban. Dia menuntut dirinya sendiri dan menempatkan segalanya agar timnya sukses. Dia banyak membantu kami tahun ini."

Reims mungkin tidak akan mempertahankan posisi saat ini sepanjang musim, tetapi jika klasemen ditentukan melalui usaha dan komitmen, mereka bisa menjadi juara - dan bintangnya adalah penyerang asal Argentina mereka.

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Kapan Undian Babak Grup Liga Champions 2018/19?
2. Dikritik Karena Kalahkan Jepang, Pelatih Vietnam U-23 Marah
3. Kaka: DNA Milan Telah Kembali!
4. Debut Cristiano Ronaldo Torehkan Rekor Penonton Televisi Di Italia
5. Jersey Motif Karpet Ini Justru Laris Manis
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

 

Footer Banner Ligue 1

 

 

Artikel Selanjutnya:
Semen Padang Ikat Pemain Brasil Dengan Prakontrak
Artikel Selanjutnya:
Gonzalo Higuain Akan Tampil Lawan Arsenal?
Artikel Selanjutnya:
Jadwal Sriwijaya FC Di Piala Indonesia Diundur
Artikel Selanjutnya:
Manchester United Segera Dapatkan Noam Emeran
Artikel Selanjutnya:
Irfan Jaya Nyaman Jadi Mesin Gol Persebaya Surabaya
Tutup