Berita Live Scores
Liga 1

Liga 1 2019: Kondisi Lapangan Jadi Penyebab Kekalahan Persipura Jayapura

23.14 WIB 04/07/19
Alan Haviludin - Persipura
Alan menyebutkan, performa buruk di babak pertama disebabkan adanya miskomunikasi akibat tekanan tinggi Arema.

LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Asisten pelatih Persipura Jayapura Alan Haviludin menyebut kondisi lapangan yang buruk turut membantu tim besutannya menelan kekalahan 3-1 dari Arema FC di Stadion Gajayana, Kamis (4/7) sore WIB, pada laga pekan ketujuh Liga 1 2019.

Alan mengatakan, Persipura mampu mengurung dan menggempur hebat pertahanan Arema di babak kedua. Namun hujan deras yang mengguyur sejak babak kedua dimulai membuat Persipura kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan dari sebuah situasi serangan balik Persipura harus kebobolan.

“Arema lebih bisa memanfaatkan peluang. Jujur gol pertama pertama di menit awal mempengaruhi psikologis pemain. Namun, di babak kedua sudah ketemu irama permainan kami yang enak. Tapi itu tidak cukup untuk mencetak gol, karena lapangan yang mungkin Anda sudah tahu sendiri seperti apa,” tutur Alan.

“Faktor lapangan membuat pengembangan permainan kami terkendala. Mungkin Arema sudah terbiasa dengan lapangan seperti ini, karena dipakai latihan. Namun, hal itu bukan alasan, karena Arema mampu memanfaatkan peluang.”

Alan menambahkan, Arema jeli dalam memanfaatkan situasi di babak pertama. Tekanan hebat yang dilakukan tuan rumah sukses membuat anak asuhnya panik, sehingga melakukan kesalahan.

“Bukan kesalahan di lini belakang, karena tekanan yang kuat dari Arema, sehingga akhirnya terjadi miskomunikasi di lini belakang. Arema banyak menciptakan peluang di saat itu, dan kemudian mampu membuat gol cepat,” jelas Alan.

Sementara itu, Alan menolak anggapan jajaran pelatih salah membuat keputusan dengan memainkan Ronaldo Meosido sebagai starter, dan digantikan M Tahir di menit ke-26. Masuknya Tahir membuat permainan Persipura lebih baik, sehingga perlahan mulai mengontrol lini tengah.

“Kami berharap dengan manusia, sehingga hasilnya kadang tidak sesuai. Tapi yang jelas pemilihan pemain berdasarkan banyak hal. Pasti kami melihat latihan setiap hari, tidak semata si A, si B, mutlak harus main. Begitu kami pilih berarti dia memang layak starter,” tegasnya.

Sementara itu, Ricardo Salampessy mengakui rekan-rekannya banyak miskomunikasi saat ditekan. Dia berharap Persipura mampu tampil apik di laga selanjutnya.

“Kami selalu berharap mendapatkan hasil terbaik. Mungkin kami hari ini gagal mendapatkan hasil maksimal, namun di pertandingan lain kami harus mengangkat kepala agar lebih baik. Kami ingin memutus hasil minor. Itu bukan harapan saya saja, namun juga harapan semua suporter, manajemen, dan pemain,” urai Salampessy. (gk-48)