Khawatir Teroris, Piala Eropa 2016 Digelar Tanpa Penonton?

Komentar()
Getty Images
Dengan adanya ancaman teror jelang turnamen di Prancis, ada kemungkinan fans dilarang menyaksikan tim kesayangan mereka di stadion


GOALOLEH    DEWI AGRENIAWATI    Ikuti di twitter

Pagelaran Piala Eropa 2016 kemungkinan dimainkan tertutup untuk umum karena adanya ancaman serangan teror, seperti diungkapkan wakil presiden komite eksekutif Uefa Giancarlo Abete. 

Menyusul ledakan bom di Brussel pada Selas (22/3) yang dikabarkan telah menewaskan lebih dari 35 orang dan ratusan korban luka-luka, sejumlah aktor di lapangan hijau menyuarakan simpati mereka, salah satunya adalah Abete. 

Uefa langsung mengeluarkan pernyataan untuk “menegaskan kembali komitmen untuk menempatkan keselamatan dan keamanan sebagai rencana pusat organisasi untuk Euro 2016”. Namun Abate menilai ada kemungkinan badan sepakbola Eropa menerapkan langkah-langkah lebih drastis. 


SIMAK JUGA
Dipanggil Timnas Prancis, N'Golo Kante Terkejut
Cedera, Arjen Robben Batal Hadapi Prancis & Inggris
Franck Ribery Buka Peluang Kembali Perkuat Timnas Prancis

“Piala Eropa adalah acara yang tidak bisa kami tunda,” ucap mantan presiden FIGC. 

“Kami tidak bisa mencoret kemungkinan bermain di stadion tertutup karena kami tak bisa mencoret terorisme.” 

Final Euro 2016 dijadwalkan digelar 10 Juli di Stade de France, salah satu arena yang menjadi target aksi terorisme di Paris pada November 2015 ketika timnas Prancis menghadapi Jerman di laga persahabatan. 

Lebih daei 130 orang meninggal dunia dalam rangkaian serangan di ibu kota Prancis, bahkan pertandingan Jerman kontra Belanda di Hannover tiga hari kemudian harus dibatalkan karena kekhawatiran aksi teror. 

 

 

Artikel Selanjutnya:
Formasi Darurat Napoli Puaskan Carlo Ancelotti
Artikel Selanjutnya:
Ernesto Valverde: Gol Luis Suarez Sah!
Artikel Selanjutnya:
Torehkan Rekor Dribel, Ousmane Dembele Diterpa Cedera
Artikel Selanjutnya:
Manchester City Menang Telak, Pep Guardiola Tidak Puas
Artikel Selanjutnya:
Leroy Sane: Pep Guardiola Buat Kami 'Bangun'
Tutup